Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 444
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 444 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

untuk menari. Setiap kali pramugari itu selesai menunjuk tamu yang akan memperoleh giliran, ia pergi duduk kembali. Kl8dek lalu berlutut dan mengangkatbakiitukeataskehadapan orang yang ditunjuk, yang kemudian memungut selendang itu dan melingkarkannya ke lehernya. ia kemudian meletakkan beberapa lembar uang di atas baki itu yang lalu diambil oleh pramugari dari perempuan itu untuk dilaruti dalam sebuah mangkuk di meja. Berapa banyak uang yang diletakkan di atas baki itu semata- mata tergantung dari pangkat pemberi dan berapa banyak tuanrumah meletakkan di dalam bakinya kalau ia menyelenggarakan pesta serupa itu. Kalau tuanrumah menyumbang Rp 10 dan keduanya sama pangkatnya, tamuituakan meletakkan Rp 10jugai kalau lebih tinggi, lebih banyak sedikit dan seterusnya. Kledak kemudian menari mundur, ke ujung lain ruangan itu dan tamu itu menari di depannya pada jarak sekitar setengah meter (menghadap kepadanya), mengikutinya, menarikan tipe joged lelaki. Kini duaorang majukedepan untuk “menghormati" orang yang lagi menari itu. Biasanya merekasama pangkatnya atau sedikit lebih rendah dari orang yang sedang menari. Misalnya, kepala desa atau pegawai kantor akan maju ke depan kalau camat yang sedang menari: tetapi terkadang, kalau misalnya camat itu demikian akrabnya dengan kepala desa, ia mungkin akan maju ke depan kepala desa. Salah seorang dari keduanya mengambil dua gelas, yanglain mengambilsebuah gelas serta kendi gin dan mereka mulai menari kearah yang berlainan, dari meja itu ke arah para tamu. 'Dua gelas adalah untuk para pembantu, yang lain untuk tamu utama yang sedang menari. Mereka menari seperti itu sampai mereka saling berpapasan dan bertukar posisi (yakni para pembantu itu membelakangi para tamu dan penari serta kledek itu membelakangi meja). Kemudian mereka membalik dan bertemu ketika gamelan berhenti. Padasaat ini, orang yang membawa kendi itu menuangkan minuman kedalam semua gelas dan ketiga lelaki itu pun minum. Kemudian kedua orang itu memapah tamu utama pada sikunya, lalu mendorongnya ke arah kledek dan menyuruhnya mencium. (Ternyata ini tidak merupakan keharusan, karena saya tak pernah melihatnya dalam satu tayuban pun yang pernah saya saksikan). Para pembantu kemudian mundur, tetapi tamu itu boleh terus menari, tergantung kepada berapa banyak orang yang ada di sana, Kalau ada kedua pembantu lain segera maju ke depan, ia boleh meneruskannya: kalau tidak, pramugari akan menunjuk seorang yang lain. Biasanya pada awalnya, seorang laki-laki hanya diharuskan melakukan hal rutin ini sekali atau dua kali, tetapi menjelang pagi, ketika orang mulai meninggalkan pesta atau jadi mabuk dan pulang, sehingga di tempat itu hanya tinggal beberapa orang lagi, seorang bisa terus melakukannya sampai enam atau tujuh kali. Sementara, malam semakin larut, semua aturan formal cenderung dilupakan dan setiap orang menari semaunya, mencium kledek itu dan minum gin (barangkali juga melemparkan uang ke piring) dengan bebas dan riang....


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 444 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi