Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 97
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 97 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Dua mangkuk tanah yang dicat dibawa ke luar dan diletakkan di kedua sisi pasangan. Dalam salahsatu mangkuk ini terdapat biji padi, kedelai, uang lama dan biji palawija yang sudah tua: mangkuk yang lain berisi berbagai macam jajan—kerupuk ikan, berondong jagung dan sebagainya—serta beras. Ayah mempelai perempuan membuka satu mangkuk dan mengambil sebuah jajan untuk diberikan kepada isterinya, yang mengumumkan dengan suara keras nama jajan itu, lalu mencicipinya. Ayah mempelai bertanya: “bagaimana rasa jajan yang kuberikan padamu?” Ibu mempelai menjawab, “Enak, manis dan menyenangkan”. Mereka melanjutkan proses ini beberapa kali sampai tidakada lagi jajan yang tersisa dan kemudian ayah mempelai mengambil beras serta bertanya kepada isterinya: “Benda apakah ini Bu?" “Oh itu beras Pak”. Ayah mempelai: “Ini adalah kekayaanku: terimalah". Isteri: “Ya Pak, saya menerimanya dengan perasaan lega dan senang di hati. Saya akan menggunakannya untuk menjamin kesejahteraan puterimu mulai hari ini dan seterusnya. Saya menerimanya dengan gembira". Ayah mempelai menuangkan beras itu ke dalam sarung isterinya yang digulung ke atas, untuk dibawa ke dapur dan dicampur dengan beras yang nanti bakal dihidangkan kepada para tamu. Dukun manten kemudian maju ke depan, menuangkan uang bijian dan sebagainya, ke dalam gulungan sarung ayah mempelai. Ayah mempelai menuangkannya ke dalam gulungan sarung menantunya dan sang menantu menuangkannya lagi ke dalam gulungan kain mempelai perempuan, untuk melambangkan bahwa ia bersedia menyerahkan semua harta kekayaannya kepada isterinya. Sementara itu sang dukun membaca mantera: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang! Saya berniat menyatukan kedua mempelai ini. Saya tidak pisahkan mereka dari kemakmuran, saya pisahkan mereka dari penyakit, Uang lama, padi lama, biji lama dan kedelai lam: Leluhur laki-laki mengatakan bahwa tak ada sesuatu yang akan menimpa, Leluhur perempuan mengatakan bahwa tak ada sesuatu yang akan menimpa, Roh kakek, kau menyaksil ini satu. 'Semoga mereka bisa saling menyesuaikan diri, n bahwa saya menjadikan kedua mempelai


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 97 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi