Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 135
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 135 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok I ayat 19-20 Surah al-Bagakah (2) AYAT 19-20 0 Ae E r E A P Aa Go AN A . . ” 2 wot els d enuo! Opo o Aya Dab Aa sa CA AG gi EN ii Aa ai sA ae 0. er ” ihs yal SS Ha? HASI, bah a19 Sa ya Sa o PEN P ae a a e a aaa a aa a a a a ua a a Chil dl s Sg Iga He Hi ISI A a H sol Lis uan! not..." A A a a alaa 0. ye% pa ign £ As A ol pa en “Atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat, mereka menyumbat dengan jari-jari mereka ke dalam telinga mereka, karena (mendengar suara) petir petir, sebab takut pada kematian. Padahal Allah meliputi orang-orang yang kafir. Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berdiri. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa alas segala sesuatu.” Kalau perumpamaan pertama dapat tertuju kepada orang kafir dan atau munafik, maka perumpamaan kedua jelas tertuju kepada orang-orang munafik saja. Allah swt. melukiskan situasi yang mereka hadapi dengan firman-Nya: Atau seperti hujan lebat yang tercurah dar? langit yakni langsung dari langit, tidak datang dari satu saluran atau terjatuh melalui atap atau pohon. Ini menunjuk kepada petunjuk-petunjuk al-Our'an yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad saw. dari sumbernya untuk disampaikan kepada mereka, bukan hasil pengalaman atau nalar manusia. Air atau petunjuk tersebut mampu menghidupkan tanah yang gersang, yakni hati manusia. Tetapi hujan itu disertai dengan gelap gulita awan yang tebal, guruh yang menggelegar, dan kilat yang menyilaukan. Ini adalah gambaran dari ayat-ayat al-Qur'an yang mengandung kritik dan kecaman dalam rangka menyembuhkan penyakit-penyakit jiwa manusia. Orang-orang munafik bukannya mendengar kecaman itu agar penyakit hati mereka sembuh, tetapi sebaliknya, mereka menyumbat dengan ujung jari-jari mereka ke dalam telinga mereka, karena mendengar suara petir- petir yang sahut menyahut akibat bertemunya awan bermuatan listrik positif dan negatif. Mereka melakukan itu karena takut dijemput kematian. Sebenarnya mereka menyumbat telinga mereka dengan ujung anak jari, tetapi agaknya ayat ini menggunakan kata jari-jari untuk melukiskan


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 135 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi