Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 134
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 134 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Baqarah (2) Kelompok 1 ayat 17-18 adalah orang-orang kafir atau munafik yang serupa dengan Orang-orang kafir, yakni kegelapan kesesatan, kegelapan murka Allah di dunia, dan kegelapan siksa-Nya di aklurat nanti. Mereka tidak memanfaatkan potensi yang dianugerahkan Allah kepadanya sehingga mereka 1x// tidak mendengar petunjuk, bisu tidak mengucapkan kalimat hak, dan buta tidak melihat tanda-tanda kebesaran Allah. Dengan demikian, semua alat-alat yang dianugerahkan oleh Allah untuk digunakan memperoleh petunjuk (mata, telinga, lidah, dan Hati) telah lumpuh, sehingga pada akhirnya mereka tidak dapat kembali insaf dan menyadari kesesatan mereka. Bagaimana mereka dapat insaf kalau alatalat untuk memahami dan menyadari sesuatu telah lumpuh? ¿Kata (f) matsal seringkali diartikan “pribahasa.” Makna ini tidak sepenuhnya benar. Pribahasa biasanya singkat dan pupeler, sedang matsal al-Qur'an tidak selalu demikian, bahkan ia selalu panjang sehingga tidak 3 sekadar “mempersamakan” satu hal dengan satu hal yang lain tetapi mempersamakannya dengan beberapa hal yang saling kait berkait. Perhatikanlah ayat di atas, yang “mempersamakan” seorang munafik bukan sekadar seperti seorang yang menyalakan api, tetapi sampai apinya menyala, itupun masih dilanjutkan dengan melukiskan apa yang terjadi ketika api telah menyala dan apa yang terjadi setelah itu. Demikian juga dengan matsalmatsal al-Qur’ân yang lain. Dari sini terlihat bahwa ia bukan sekadar persamaan, ia adalah perumpaan yang aneh dalam arti menakjubkan atau mengherankan. Al-Qur'an menggunakan bukan untuk tujuan agar ia menjadi pribahasa, tetapi untuk memperjelas sesuatu yang abstrak dengan menampilkan gabungan sekian banyak hal-hal konkret lagi dapat dijangkau oleh pancaindra. Sekali lagi perlu dungat bahwa matsa/ bukan persamaan antara kedua hal yang disebutnya. Ia hanya perumpaan. Memang ada perbedaan antara matsal dan mitsil. Yang kedua (mitsil) mengandung makna persamaan bahkan keserupaan atau kemiripan, sedang matsal tekanannya lebih banyak pada keadaan atau sifat yang menakjubkan yang dilukisakan oleh kalimat matsal itu. Matsal dapat menampung banyak makna, tidak hanya satu makna tertentu. Ia memerlukan perenungan yang mendalam untuk memahaminya secara baik. Itu sebabnya al-Our'an menegaskan dengan menggarisbawahi bahwa: “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu” (OS. al-Ankabut (29J: 43).


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 134 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi