Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok II ayat 25 Surah al-Baqarah (2) Isyarat-isyarat ilmiah yang dipaparkannya. Rujuklah antara lain ke buku Penulis “Mukjizat al-Our'an” untuk memperoleh sekelumit rincian tentang ketiga hal tersebut. Selanjutnya setelah menghadapi mereka yang tidak percaya, Allah memerintahkan Nabi-Nya Muhammad saw. untuk menghibur umat Islam yang melaksanakan tuntunan Kitab suci ini. AYAT 25 Me San ARAHAN a Sa PAT, o oa A se Laa pe 3 z ia e fi Sak oa Th -è 2 5 a Ain a aa J Uya Sa a gia 15) Lal Iu, sereas des? r. z8 Ma KOP Ope Gd HA E glah Ao aa “Dan Sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan beramal saleh bahwa bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di sekelilingnya. Setiap mereka diberi regeki berupa buah-buahan dari surga-surga itu, mereka mengatakan, Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.' Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada (juga) pasangan-pasangan yang suci, dan mereka kekal di dalamnya.” Merupakan kebiasaan al-Qur'an menyandingkan dua hal bertentangan guna melahirkan keserasian. Sebelum ayat ini, al-Qur'an menguraikan keadaan orang-orang kafir dan siksa yang akan mereka hadapi. Di sini Allah mengemukakan lawannya yakni orang-orang beriman dan ganjaran yang akan mereka peroleh. Kalau ayat yang lalu merupakan berita yang mengandung ancaman, maka ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad saw. untuk menyampaikan berita gembira kepada mereka yang benar-benar beriman secara tulus terhadap semua unsur keimanan dan membuktikan kebenaran imannya dengan beramal saleh. Kata dan pada awal ayat ini berfungsi menghubungkan semua uraian tentang ancaman dan siksa atas orang-orang kafir dengan kalimat ayatayat ini. Ia tidak sekadar menggabung satu peggalan dari ayat yang lalu dengan penggalan ayat ini, atau seperti yang diistilahkan oleh sementara pakar bahasa menggabung dalam uraian satu kisah dengan kisah yang lain. Amal adalah segala hasil penggunaan daya manusia, yakni daya tubuh, daya pikir, daya kalbu, dan daya hidup. Daya-daya itu bila digunakan dalam bentuk yang saleh, yakni bermanfaat dan disertai dengan iman yang benar