Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 151
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 151 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok II ayat 26 Surah al-Baqarah (2) memiliki kalbu, yang bentuknya serupa. Tetapi alangkah banyak ragam manusia dalam rincian kesamaan-kesamaan yang disebut di atas dan yang tidak disebut, padahal semuanya lahir dari satu sel yang serupa. Demikian juga makhluk lain. Perhatikanlah binatang, tumbuh-tumbuhan bahkan pasirpasir yang terhampar di bumi. Bukankah itu menunjukkan betapa kuasanya Allah dan bahwa Dia Maha Esa dalam Dzat, sifat dan perbuatan-Nya, karena itu tidak wajar mengangkat sekutu-sekutu bagi-Nya. Apa yang dikemukakan di atas, baik perumpamaan tentang orang kafir dan munafik, atau perumpamaan surga dan buah-buahannya, atau perumpamaan-perumpamaan yang disebut ayat-ayat yang turun sebelum ayat di atas, seperti laba-laba, lalat dan lain-lain, adalah sesuatu yang hag, bukan seperti dugaan sementara orang kafir. Memang, perumpamaan menampilkan sesuatu yang konkret untuk memperjelas yang abstrak. Surga dan kenikmatannya adadah sesuatu yang abstrak, maka melalui wahyuwahyu-Nya, Allah bermaksud menjelaskan petunjuk-petunjuk-Nya kepada manusia. Karena itu, kelompok ayat ini disusul dengan firman-Nya: AYAT 26 >o 1 Saat UG E E ol Ae af hu Dyah GAS Dodit Op Ai) La Gal AI a tc Saka II Ag Ja Gp (35 Wa gai a Fa Sesungguhnya Allah tiada malu membuat perumpamaan berupa kutu atau yang mekbihinya. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka mengetahui (dengan pasti) bahwa perumpamaan itu adalah kebenaran sempurna dari Tuhan mereka, klapi sedang orang-orang kafir, maka mereka akan berkata: “Apakah maksud Allah menjadikan ini satu perumpamaan?” Dengan perumpamaan itu banyak (orang) yang disesatkan dan dengannya (pula) banyak (orang) yang diberi petunjuk. Dan Iidak ada yang disesatkan kecuali orang-orang yang fasik. Thahir Ibn “Asyur menulis bahwa secara lahiriah ayat ini tidak memiliki hubungan yang serasi dengan ayat-ayat yang lalu yang berbicara tentang keisumewaan al-Yur'an serta sanksi atas pembangkang dan ganjaran buat yang taat. Lalu di sini tiba-tiba muncul pernyataan bahwa Allah tidak malu membuat perumpamaan. Ibn “Asyar menulis bahwa sebenarnya bila diteliti akan ditemukan keserasian hubungannya. Menurut ulama asal Tunisia ini,


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 151 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi