Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok IV ayat 51-52 Surah al-Baqarah (2) Setelah mengungkap nikmat keselamatan jasmani, yakni keterbebasan dari kejaran Fir'aun dan keselamatan dari bahaya hanyut oleh ombak Laut Merah, ayat-ayat berikutnya berlanjut dengan menyebut nikmat yang berkaitan dengan keselamatan ruhani mereka, yaitu penganugerahan kitab suci. AYAT 51-52 ” go) Dal Ay aaki ya Joandi ohia A Gmail ay vén D Ta au Ai ya (SE Ui Vi ai ‘Dan ingatlah ketika Kami berjanji kepada Múså empat puluh malam, kemudian kamu menjadikan anak lembu (sebagai sembahan kamu) ssesudahnya dan kamu adalah orang-orang Jang galim. Kemudian sesudah itu Kami maafkan kamu, agar kamu bersyukur.” Al-Biga'i menghubungkan ayat ini dengan ayat lalu dengan menyatakan bahwa ayat yang lalu berbicara tentang nikmat keselamatan jasmani, maka ayat ini yang berbicara tentang kitab suci yang dijanjikan Allah kepada Musa as. berbicara tentang penyelamatan rohani. Anda boleh menerima hubungan itu atau menolaknya, namun yang jeis ayat ini masih merupakan lanjutan tentang uraian nikmat-nikmat Allah kepada Bani Isra'il. Nikmat yang dimaksud di sini adalah nikmat pengampunan. Karena, ayat ini masih merupakan lanjutan dari ayat-ayat yang lalu maka ia dimulai dengan kata (4) wa yakni dan, di samping mengingat nikmat-nikmat yang telah disebut pada ayat-ayat yang lalu ingatlah juga ketika Kami yakni Allah berjanji kepada Múså, yakni memberinya dagpen yang menyenangkan setelah ia bermunajat kepada Kami selama empat puluh malam, dan sesudahnya Kami anugerahkan kepada-Nya Kitab Suci untuk menjadi petunjuk bagi Bani Isra'il, kemudian kamu wahai Bani Isti menjadikan anak lembu sebagai sembahan kamu sesudahnya yakni pada masa kepergiannya dan kamu dengan menjadikan anak lembu sebagai sesembahan adalah orang-orang yang galim yang mantap kezaliman dalam jiwanya. Kemudian walaupun kedurhakaan kamu sudah sedemikian besar namum sesudah itu Kami masih maafkan kamu, agar kamu bersyukur dan memperbaiki diri. Patron kata (Utet s ) wd adnd mengandung makna sa/ng. Akar katanya berarti (464) wa'd/janji, sehingga kata tersebut secara harfiah berarti saling