Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok V ayat 80 banyak. Itu pun kecuali beberapa hari saja, yakni empat puluh hari selama kami menyembah sapi, atau tujuh hari sebanyak hari-hari dalam seminggu. Demikian yang terdengar dari mereka menjelaskan makna beberapa hari itu. Allah membantah mereka melalui perintah-Nya kepada Nabi Muhammad saw.: Tanyakanlah, Sudahkan yakni pernahkah kahan menerima janji dari Allah? Tentu saja kalau janji itu ada, pasti Allah tidak mengingkari janji-Nya. Ataukah kalian menyatakan atas nama Allah sesuatu yang tidak kalian ketahui? Perhatikan jawaban yang diajarkan itu! Nabi saw., bukannya diperintah untuk berkata, “Ataukah kalian berbohong, membudt-buat ucapan atas nama Allah yang tidak Dia ucapkan?” Yang berbohong pasti mengetahui bahwa dia membuat-buat ucapan. Redaksi yang diajarkan untuk ditanyakan kepada mereka itu, tidak secara kasar menuduh mereka berbohong. Memang di celahnya ada kesan bahwa ucapan itu tidak benar, tetapi ketidakbenarannya bukan karena berbohong melainkan karena mereka tidak mengetahui. Itulah yang diajarkan Allah untuk diucapkan oleh Nabi Muhammad saw. Sekali lagi, pesan yang dikandungnya sama, tetapi yang diajarkan untuk diucapkan lebih sopan dan tidak menyinggung perasaan. Orang-orang Yahudi ketika berkata bahwa mereka hanya beberapa hari di neraka, mengatakan pula bahwa bila mereka keluar dari neraka, maka yang akan menempati tempat mereka adalah orang-orang Islam. Imam Bukhari meriwayatkan melalui Abu Hurairah bahwa ketika Khaibar dikuasai kaum muslimin, orang-orang Yahudi menghadiahkan kepada Nabi saw. makanan yang terbuat dari seekor kambing yang beracun. Nabi saw. memerintahkan agar mengumpulkan semua orang Yahudi yang ada disekitar Khaibar kemudian beliau bersabda: “Saya akan bertanya kepada kalian tentang sesuatu, apakah kalian akan menjawab dengan benar?” Mereka mengiayakan. Nabi saw. bertanya “Siapa ayah kalian?” Mereka menyebut si A, maka Nabi saw. bersabda “Kalian berbohong, ayah kalian adalah Si Anu,” Mereka berkata “Engkau berkata benar lagi jujur.” Lalu Nabi saw. bertanya: “Siapakah penghuni neraka?” Mereka menjawab: “Kami akan masuk ke neraka beberapa saat, kamudian kaum muslimin akan menggantikan tempat kami” Nabi saw menjawab: “Terkutuklah kalian di dalamnya. Demi Allah kami sekali-kali tidak akan menggantikan kalian.” Nabi saw kemudian bertanya tentang racun yang mereka letakkan dikambing yang disuguhkan pada beliau. Mereka mengaku sambil bekata: “Jika engkau berbohong dalam pengakuanmu sebagai nabi, maka kami dapat