Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok VI ayat 96 Surah al-Baqarah (2) Sikap mereka yang ingin hidup selama mungkin itu, disebabkan karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka sendiri, Maksudnya, apa yang mereka lakukan selama ini tidak menjadikan mereka wajar mendapat ganjaran pahala atau terhindar dari siksa, apalagi Allah Maha mengetahui orang-orang yang berlaku aniaya. Atau, bahwa tidak akan ada di antara mereka yang menginginkan kematian itu, disebabkan karena perbuatan-perbuatan buruk mereka yang menjadikan mereka takut mati. Memang, seseorang merasa senang pindah ke kota atau rumah lain, jika a mengetahui bahwa tempat yang akan dituju itu lebih nyaman dari tempatnya sekarang. Demikian juga sebaliknya, siapa yang menduga bahwa tempat yang akan dituju itu buruk atau lebih buruk dari tempatnya sekarang, pastilah ia akan mempertahankan apa yang sedang dialaminya. Allah Maha Mengetahui segala isi hati manusia dan mengetahui orang-orang-orang yang berlaku aniaya. Bukan hanya itu, wahai Muhammad dan umat Islam! Dengarkanlah ayat berikut: AYAT 96 AA] i dso aa j aai S a Pa PA ian) KN DM NS ja na AW aE Sungguh engkau pasti akan mendapati mereka adalah manusia yang paling loba terhadap kehidupan, bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masingmasing mereka ingin seandaianya diberi umur seribu tahun, padahal itu sekali-kali idak akan menggesernya sedikit pun dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” Setelah menjelaskan bahwa mereka tidak akan menginginkan kematian, maka ayat ini menguraikan apa yang lebih buruk dari hal tersebut, yakni bahwa Sungguh demi Tuhanmu Wahai Muhammad saw. engkau pasti akan mendapati yakni mengetahui mereka yang mengaku kekasih Allah itu adalah manusia yakni anak cucu Adam semuanya yang paling loba atas kehidupan duniwai bahkan /Æbih loba dari orang-orang musyrik, karena sejak semula orang musyrik tidak percaya pada Allah dan hari Kemudian, sehingga hidup mereka hanya dihabiskan untuk meraih kenikmatan duniawi. Mereka