Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok VI ayat 100 Surah al-Baqarah (2) mengatakan bahwa al-Qur'an turun ke kalbu Nabi saw. sedikit demi sedikit selama dua puluh dua tahun lebih, dan turun ke Lauh al-Mabhffzh atau ke langit dunia sekaligus secara sempurna. Turunnya al-Gur'an dipahami dalam arti ditampakkannya ayat-ayat tersebut ke pentas dunia, setelah tadinya — sebelum Nabi Muhammad saw. diangkat menjadi nabi — tidak tampak, dalam arti tidak diketahui oleh manusia. Ia turun, dalam arti berpindah dari kedudukan Yang Maha Tinggi, kepada kedudukan manusia dengan segala peringkat mereka. Setelah diuraikan dan dibuktikan betapa jelas ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw., ayat berikut kembali mengecam sementara orang-orang Yahudi. AYAT 100 A D A E an CA Wp ata Aa ma Ma KIP Op YARIS Ji aa Gi BA IP AAL ts Apakah setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.” Kalı ini kecaman disampaikan dalam redaksi pertanyaan yang mengandung bukti-bukti yang dipaparkan oleh Allah: Apakah patut setiap kali mereka mengikat janji dengan Allah, termasuk janji untuk percaya jika mbi yang diutus-Nya datang, atau janji kepada Nabi Muhammad untuk tidak memihak kepada orang-orang musyrik dalam memerangi Nabi saw., sglongan mereka melemparkannya? Benar, telah berkali-kali mereka ingkar janji. Mereka ingkar janji kepada Allah melalui Nabi Musa as. untuk tidak mempersekutukan Allah, namun mereka menyembah anak sapi, untuk tidak mengail di hari Sabtu, tetapi mereka membendung ikan dan mengambilnya di hari lain, dan masih banyak yang lain. Mereka juga mengingkari janji terhadap Nabi Muhammad saw, antara lain dalam peristiwa perang Khandag. Ketika itu mereka bermaksud memberi kesempatan kepada kaum musyrik untuk menyerang kam muslim. Jika demikian, mengingkari janji telah menjadi sifat yang melekat dan membudaya pada diri mereka. Karena itu, tidak perlu terlalu sedih, wahai Muhammad, atas sikap dan perlakuan mereka terhadapmu, dan terhadap ajaran yang engkau bawa. Jangan juga menduga bahwa hanya sebagian kecil yang bersifat demikian. Tidak! Bahkan sebagian besar dari mereka