Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 306
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 306 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok VII ayat 111 Surah al-Baqarah (2) dan berkesinambungan dan tunaikanlah zakat dengan sempurna kadar dan cara pemberiannya, serta tanpa menunda-nunda. Demikian makna kata “agimu” dan “atu” yang menandai perintah shalat dan zakat sambil mengingatkan bahwa, dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan untuk diri kamu, pasti kamu akan mendapatkannya, yakni ganjarannya di sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan, apakah pekerjaan itu berupa kebaikan atau keburukan, sebagaimana dipahami dari penyebutan nama Allah pada penutup ayat ini, bukan dengin menyatakan sesungguhnya “Dia”, karena pada umumnya jika kata ganti nama yang disebut maka biasanya ia hanya mengisyaratkan makna yang disebut sebelumnya, sehingga kalau kata “Dia” yang digunakan pada penutup ayat ini — bukan kata Allah — maka maknanya adalah Dia mengetahui kebaikan yang kamu usahakan. Penggalan kalimat bagi diri kamu, memberi isyarat bahwa kebaikan yang dilakukan seseorang kepada orang lain, pada hakikatnya adalah untuk pengamal kebaikan itu sendiri. Bahkan, yang akan diperolehnya itu lebih banyak daripada yang diraih oleh siapa pun yang menerima kebaikan itu darinya. Ini karena yang memberi ganjaran adalah Allah swt. Dialah yang menyimpan dan mengembangkannya. AYAT 111 á JÉ maul i SEa a ya NS dn EPE NP Idola ES Oh SW Dan mereka berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani.” Demikian itu (banya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaran kamu jika kamu adalah orang yang benar.” Ayat ini masih merupakan rentetan kecaman terhadap Ahl al-Kitab, serta bagian dari bantahan terhadap ucapan-ucapan mereka yang tidak berdasar. Setelah dalam ayat yang lalu menjelaskan kedengkian yang memenuhi hati serta keinginan mereka, di sini dijelaskan ucapan-ucapan mereka. Al-Bigai berpendapat bahwa ayat ini berbicara tentang surga yang merupakan ganjaran keimanan. Sedang ayat sebelumnya berbicara tentang sebab keimanan, yaitu turunnya ayat-ayat al-Qur'an kepada Nabi


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 306 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi