Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 320
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 320 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

309, Kelompok VII ayat 120 Surah al Baqarah (2) PES a Di sisi lain, karena ayat ini menggunakan redaksi yang menunjukkan kepastian yang berlanjut terus menerus, tdak akan rela kepadamu (sepanjang masa), sedang terbukti kemudian bahwa ada dari Bani Isra'il yang memeluk agama Islam, maka dengan demikian, yang dimaksud dengan orang Yahudi dan Nasrani oleh ayat ini adalah orang-orang tertentu di antara mereka, bukan semua Ahl al-Kitab. Sedangkan makna sepanjang masa, dipahami dari kata (,p) lan, yang digunakan ayat di atas. Perlu juga digarisbawahi di sini, bahwa redaksi pernyataan, 1dak akan rela. Ketika menggambarkan sikap orang Yahudi, ayat di atas menggunakan kata /an yang berarti tidak akan untuk selama-lamanya, sedang ketidakrelaan orang-orang Nasrani digambarkan dengan kata (Y) /4, yang berarti menafikan, tetapi tidak mengandung makna selama-lamanya. Perbedaan keduanya jelas sekali. Seandainya akan dipersamakan, maka ayat di atas dapat berbunyi ‘idak akan rela atau tidak rela orang Yahudi dan Nasrani.” Sebagian ulama berpendapat bahwa pembedaan itu dimaksudkan untuk menunjukkan kemandirian sekaligus perbedaan masing-masing dari dua kelompok Bani Isra'il atau Ahl al-Kitab itu, jika yang ini rela, yang itu tidak rela. Hemat penulis, perbedaannya bukan hanya sampai di situ. Ayat ini juga menunjukkan bahwa ada perbedaan antara Yahudi dan Nasrani dalam sikap mereka terhadap Nabi Muhammad saw. dan ajaran beliau. Untuk menjelaskan hal itu perlu terlebih dahulu diketahui, bahwa menurut pengamatan penulis, al-Gur'an tidak menggunakan kata (3yp) yahdd/ Yahudi kecuali dalam konteks kecaman terhadap sekelompok tertentu dari Bani Isra'il. Ini berbeda dengan penggunaan al-Our'an untuk kata (sjua ) nashara/ Nasrani. Kata ini antara lain digunakan juga menunjuk kepada sekelompok Bani Isra'il pengikut Nabi “Isa as. yang bersikap bersahabat terhadap orang-orang Islam (baca OS. al-Ma'idah (5): 82). Nah, karena al-Our'an tidak menggunakan kata Yahudi kecuali terhadap kelompok Bani Isra'il yang memusuhi umat Islam, maka wajar jika ayat di atas menggunakan redaksi yang menginformasikan bahwa mereka tidak akan rela untuk selama-lamanya terhadap Nabi Muhammad saw., adapun kaum Nasrani keadaan mereka tidak demikian. Dari sini, kata rashara pada ayat di atas tidak menafikan kerelaan mereka untuk selama-lamanya. Perlu juga dungatkan kembali bahwa ayat-ayat di atas berbicara tentang orangorang Yahudi dan Nasrani, yang hidup pada masa Rasul saw Keadaan mereka sesudahnya tidak harus sama dengan masa ini. Hal ini, insya Allah akan diuraikan dalam ayat-ayat lain yang berbicara tentang Bani Isra'il.


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 320 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi