Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok IX ayat 143 barat; kedua arah itu sama dalam hal kepemilikan, kekuasaan dan pengaturan Allah. Karena itu, ke mana pun seseorang mengarah, maka dia akan “menemukan” Tuhan di sana. Menghadap ke kiblat bertujuan mengarahkan kaum muslimin ke satu arah yang sama dan jelas. Namun demikian, Dia berwewenang menetapkan apa yang dikehendaki-Nya menjadi arah bagi manusia untuk menghadap kepada-Nya. Dia mengetahui hikmah dan rahasia di balik penetapan itu, lalu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus. Petunjuk-Nya untuk kaum muslimin adalah mengarah ke Ka'bah. Allah tidak menjelaskan mengapa Dia mengalihkan arah tersebut sehingga pada akhirnya arah yang harus dituju dalam shalat adalah Ka'bah. Apa yang dikutip di atas.dari pendapat ath-Thabari belum tentu benar. Boleh jadi pengalihan kiblat pertama kali dari Mekah ke Bait al-Magds, karena ketika Nabi saw. berhijrah, Ka'bah masih dipenuhi berhala, dan kaum musyrikin Arab, mengagungkan Ka'bah bersama berhala-berhala yang mereka tempatkan di sana. Di sisi lain, tidak disebutkannya sebab pengalihan itu dalam jawaban yang diperintahkan Allah ini, untuk membert isyarat, bahwa perintah-perintah Allah khususnya yang berkaitan dengan ibadah mahdhah (murni) tidak harus dikaitkan dengan pengetahuan manusia tentang sebabnya. Ia harus dipercaya dan diamalkan. Walaupun, pasti ada sebab atau hiknfah di balik itu. Setiap muslim diperintahkan untuk melaksanakannya, namun ia tidak dilarang untuk bertanya atau berpikir guna menemukan jawabannya. Boleh jadi perintah mengarah ke Ka'bah itu karena Mekah di mana Ka'bah berada, adalah posisi wasath (tengah) dan tepat. Jawaban ini diisyaratkan oleh ayat selanjutnya. Boleh jadi juga kata Mekah adalah pusat bumi. Untuk ini bacalah penafsiran OS. al-An'am [6]: 92 yang akan datang: AYAT 143 „Si JEAN DS oa Sa TES daa l asilas isy LE aa JPN Go a pi I g LS i iai la Ui Sé aaj RG lah asa sa ne Y) is iS oy anib 2 Gd D a