Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 90
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 90 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Fatihah (1) Kelompok II ayat 6 mengisyaratkan bahwa yang diberi petunjuk telah berada dalam jalan yang benar — kendati belum sampai pada tujuan — dan karena itu ia masih diberi petunjuk yang lebih jelas guna menjamin sampainya ketujuan. Jika pendapat ini diterima maka ayat di atas mengisyaratkan bahwa pemohon sebagai muslim telah berada pada jalan yang benar, tetapi ia diajarkan untuk memperoleh petunjuk yang lebih mantap lagi. Memang Allah menjanjikan bahwa, “Allah menambah petunjuk untuk orang-orang yang telah memperoleh petunjuk” (OS. Maryam (19J: 76). Ada juga yang berpendapat bahwa kata hidayah yang menggunakan kata jld, hanya mengandung makna pemberitahuan tetapi bila tanpa i/4, maka ketika itu yang bersangkutan tidak hanya diberi tahu tentang jalan yang seharusnya dia tempuh, tetapi mengantarnya ke jalan tersebut. Ayat di atas tidak "menggunakan kata 1/4, permohonan yang diajukan di sini bukan sekadar memohon untuk diberi tahu atau dimbimbing menuju ash-shirdth al-mustagim, tetapi juga mengantar masuk kedalamnya. Memang tidak jarang kita telah mengetahui petunjuk dan pesan agama, tetapi ada saja hambatan sehingga petunjuk atau pesan itu tidak dapat kita laksanakan. Boleh jadi karena godaan nafsu atau setan, atau boleh jadi juga karena kurangnya kemampuan. Nah, di sini pertolongan yang dibutuhkan bukan sekadar bimbingan yang hanya terbatas pada informasi, tetapi kemampuan melaksanakannya. Thahir Ibn “Asyir menulis bahwa tidak diragukan bahwa yang dimohonkan dengan ucapan Ihdinad yang diajarkan Allah ini kepada orangorang mukmin adalah segala apa yang sesuai dengan keaadaan (kebutuhan) si pemohon, jika ditinjau dari segi masing-masing pemohon atau kelompok pemohon, atau bisa juga segala macam hidayah secara keseluruhan yang kemudian dibagikan sesuai dengan kewajaran masing-masing untuk memperolehnya. Ini jika ditinjau ucapan itu sebagai ucapan yakni permohonan seluruh kaum mukminin dalam kedudukan mereka sebagai mitra dialog al-Qur'an. Baik ini maupun itu, yang jelas bahwa permohonan itu bisa dalam arti permohonan hidayah yang selama ini belum diperoleh, atau kesinambungan dan kemantapan atau peningkatan hidayah yang telah diperoleh orang-orang tertentu, atau yang telah diperoleh oleh semua manusia seperti hidayah naluri. Sejalan dengan pandangan Thahir Ibn “Asyir ini, penulis dalam tafsir al-Qur'an al-Karim — belasan tahun yang lalu — sebelum menemukan uraian Thahir Ibn “Asyar di atas — menulis bahwa, tidak tertutup kemungkinan untuk memahami permohonan hidayah di sini dalam arti yang lebih luas


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 90 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi