Loading...

Maktabah Reza Ervani



Tafsir Muyassar
Detail Kitab 242 / 6236
« Sebelumnya Halaman 242 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi
Original English
And there is no sin upon you-O men-in what you hint with of seeking marriage with the women whose husbands have died, or the divorced women with a final divorce during their waiting period, and there is no sin upon you also in what you concealed in yourselves of the intention of marrying them after the end of their waiting period. Allah knew that you will mention the waiting women, and you will not be patient on silence about them, because of your weakness; therefore He made lawful for you that you mention them hinting or concealing in the soul, and beware that you promise them on marriage secretly by adultery or agreement on marriage during the waiting period, except that you say a word from which it is understood that her like is desired in her by husbands, and do not resolve on the contract of marriage in the time of the waiting period until its period ends. And know that Allah knows what is in your souls so fear Him, and know that Allah is Forgiving to whoever repents from his sins, Most Forbearing toward His servants He does not hasten upon them the punishment.
Terjemah Indonesia

Al Baqarah

ayat 235

Tidak ada dosa bagi kalian, wahai kaum laki-laki, terkait kalian tentang keinginan untuk menikahi wanita-wanita yang ditalak ba’in, ketika masih pada masa idah mereka. Juga tidak ada dosa atas kalian terkait apa yang kalian sembunyikan di dalam hati kalian berupa niatan untuk menikahi mereka setelah masaidah mereka habis. Allah mengetahui bahwa kalian akan menyebut wanita-wanita yang sedang menjalani masa idah itu, dan kalian tidak akan mampu bersabar untuk tetap diam dari menyebut mereka, disebabkan kelemahan kalian. Oleh karena itu, Allah membolehkan kalian untuk menyebut mereka dalam bentuk isyarat atau menyembunyikannya di dalam hati. Waspadalah, jangan sampaikalian memberikan janji kepada mereka untuk menjalin hubungan secara rahasia dengan melakukan zina atau membuat kesepakatan untuk menikah pada masa idah. Kecuali sekedar mengucapkan kata-kata yang dapat dipahami sebagai sebuah hasrat untuk menikahinya nanti. Janganlah kalian bertekad untuk melakukan akad nikah pada masa idah sampai masa idah itu berakhir. Ketahuilah, Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati kalian. Maka takutlah kalian kepada-Nya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun bagi siapa saja yang bertaubat dari dosa-dosanya, serta Maha Penyantun terhadap para hamba-Nya dengan tidak menyegerakan hukuman terhadap mereka.

Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 242 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi