Loading...

Maktabah Reza Ervani



Tafsir Muyassar
« Sebelumnya Halaman 7 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi
Original English
The path of those You have bestowed favor upon from the prophets, the truthful, the martyrs, and the righteous, for they are the people of guidance and steadfastness, and do not make us from those who followed the path of those who earned [Your] anger, those who knew the truth and did not act upon it, and they are the Jews, and whoever was like them, and those who are astray, and they are those who were not guided, so they lost the way, and they are the Christians, and whoever followed their way. And in this supplication is a healing for the heart of the Muslim from the disease of denial, ignorance, and misguidance, and an indication that the greatest blessing ever is the blessing of Islam, so whoever was more knowledgeable of the truth and more following of it, was more worthy of the straight path, and there is no doubt that the companions of the Messenger of Allah, peace and blessings of Allah be upon him, are the people most worthy of that after the prophets, peace be upon them, so the verse indicated their virtue and the greatness of their status, may Allah be pleased with them. And it is recommended for the reciter to say in the prayer after reading the Fatihah: (Amin), and its meaning is: O Allah, respond, and it is not a verse from Surah Al-Fatihah by the agreement of the scholars; therefore they reached a consensus on not writing it in the Mushafs.
Terjemah Indonesia

Al Fatihah

ayat 7

yaitu jalan orang-orang yang Engkau (Ya Allah) beri nikmat dari kalangan para Nabi, shiddiq, syuhadaa’, dan orang-orang saleh. Mereka adalah orang-orang yang mendapat hidayah dan istiqomah. Janganlah Engkau jadikan kami termasuk orang yang menempuh jalan yang dimurkai. Yaitu orang-orang yang mengetahui kebenaran, tapi tidak mengamalkannya. Mereka itu adalah Yahudi dan yang seperti mereka. (Bukan pula jalan) orang-orang yang sesat, yang tidak mendapat petunjuk, sehingga salah jalan. Mereka itu adalah Nashara dan yang mengikuti jalan mereka. Di dalam doa ini terdapat penyembuhan terhadap hati seorang muslim dari penyakit penentangan, kebodohan, dan kesesatan. Ayat ini juga menunjukkan bahwasanya nikmat terbesar secara mutlak adalah nikmat Islam. Barangsiapa yang paling mengetahui kebenaran dan paling mengikutinya, dialah yang paling berhal mendapatkan jalan yang lurus. Tidak diragukan lagi bahwasanya para Sahabat Rasulullah shollallahu alaihi wasallam adalah orang-orang yang paling layak terhadapnya setelah para Nabi –semoga keselamatan untuk mereka-. Maka ayat ini juga menunjukkan keutamaan mereka dan agungnya kedudukan mereka (para Sahabat Nabi) -semoga Allah meridhai mereka-. Disunnahkan juga di dalam salat, setelah seseorang membaca al-Fatihah hendaknya membaca Aamiin. Maknanya adalah: Ya Allah, kabulkanlah. (Namun bacaan Aamiin itu) bukanlah ayat dari surah al-Fatihah menurut kesepakatan para Ulama. Karena itu, mereka bersepakat untuk tidak menuliskan (bacaan Aamiin tersebut) dalam mushaf-mushaf.

Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 7 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi