MUKADIMAH KITAB
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Hanya kepada-Nya aku memohon pertolongan dan kepada-Nya aku bersandar.
Wahai Tuhanku, mudahkanlah.
Telah dibacakan di hadapan Abu Ja'far Muhammad bin Jarir ath-Thabari pada tahun 306 Hijriah, beliau berkata: Segala puji bagi Allah, yang keindahan hikmah-Nya telah memukau nalar manusia, kehalusan argumen-Nya telah membungkam akal, dan keajaiban ciptaan-Nya telah memutus segala alasan kaum ateis. Seruan dalil-dalil-Nya menggema di telinga alam semesta, bersaksi bahwa Dialah Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia; yang tidak memiliki tandingan yang setara, tidak memiliki perumpamaan yang serupa, tidak memiliki sekutu yang menyokong, tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, tidak memiliki istri, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.
Dialah Al-Jabbar (Yang Maha Perkasa) yang para penguasa tunduk di hadapan keagungan-Nya, Al-'Aziz (Yang Maha Mulia) yang raja-raja yang berkuasa menjadi hina di hadapan kemuliaan-Nya, dan para pembesar yang disegani menjadi tunduk karena takut akan kehebatan kekuasaan-Nya. Seluruh makhluk pun berserah diri kepada-Nya dengan ketaatan, baik secara sukarela maupun terpaksa, sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla:
وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِي السَّمَواتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلَالُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ
"Hanya kepada Allah-lah sujud segala apa yang ada di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa, dan (sujud pula) bayang-bayang mereka di waktu pagi dan petang hari." (Surah Ar-Ra'd: 15)