[TADABBUR HARIAN #48] : Al Baqarah ayat 3 : Pujian untuk Mereka yang Beriman padahal Tidak Melihat

Al Baqarah ayat 3 : Pujian untuk Mereka yang Beriman padahal Tidak Melihat

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

وقال سعيد بن منصور : حدثنا أبو معاوية ، عن الأعمش ، عن عمارة بن عمير ، عن عبد الرحمن بن يزيد قال : كنا عند عبد الله بن مسعود جلوسا ، فذكرنا أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم وما سبقوا به ، قال : فقال عبد الله : إن أمر محمد صلى الله عليه وسلم كان بينا لمن رآه ، والذي لا إله غيره ما آمن أحد قط إيمانا أفضل من إيمان بغيب ، ثم قرأ : ( الم ذلك الكتاب لا ريب فيه هدى للمتقين الذين يؤمنون بالغيب ) إلى قوله : ( المفلحون ) [ البقرة : 1 – 5 ] .

Sa’iid ibn Manshur mengatakan : Mengatakan kepada kami Abu Mu’aawiyah, dari Al A’masy dari Imarah ibnu ‘Umair dari Abdur Rahman ibn Yaziid, beliau berkata : Kami sedang bersama-sama duduk dengan Abdullah ibnu Mas’uud, maka kami menyebutkan perihal Sahabat-sahabat Nabi shalallahu alaihi wa salam dan apa-apa saja amal mereka yang mendahului kami. Maka berkata Abdullah ibn Mas’ud : Sesungguhnya perkara Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam adalah jelas bagi mereka yang melihatnya langsung. Demi Yang tiada Ilah selainNya, tidak ada seseorang yang pernah memiliki iman lebih baik daripada mereka yang beriman kepada yang ghaib (tanpa melihat), kemudian beliau membaca Surah Al Baqarah ayat 1 hingga ayat 5.

وهكذا رواه ابن أبي حاتم ، وابن مردويه ، والحاكم في مستدركه ، من طرق ، عن الأعمش ، به . وقال الحاكم : صحيح على شرط الشيخين ، ولم يخرجاه .

Demikian yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Haatim, dan Ibnu Murdawaih, juga Al Haakim dalam Kitab Mustadrak-nya dengan jalur tersebut dari Al A’masy dengan lafazh yang sama. Imam Al Haakim mengatakan : Shahih menurut syarat Asy Syaikhain, tetapi mereka berdua tidak meriwayatkannya.

وفي معنى هذا الحديث الذي رواه [ الإمام ] أحمد ، حدثنا أبو المغيرة ، أخبرنا الأوزاعي ، حدثني أسيد بن عبد الرحمن ، عن خالد بن دريك ، عن ابن محيريز ، قال : قلت لأبي جمعة : حدثنا حديثا سمعته من رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : نعم ، أحدثك حديثا جيدا : 

Diriwayatkan pula hadits serupa oleh Imam Ahmad : Mengatakan kepada kami Abu Al Mughirah, mengabarkan kepada kami Al Awzaa’iiy, mengatakan kepadaku Usaid ibnu Abdur Rahman, dari Khaalid ibn Duraik dari Ibnu Muhairiz, dia berkata : Aku berkata kepada Abu Jum’ah : Katakanlah kepada kami perkataan yang engkau dengar dari Rasulullah shalallahu alaihi wa salam. Beliau berkata : Baik, aku akan menyampaikan kepadamu sebuah perkataan yang baik :

تغدينا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ومعنا أبو عبيدة بن الجراح ، فقال : يا رسول الله ، هل أحد خير منا ؟ أسلمنا معك وجاهدنا معك . قال : نعم ، قوم من بعدكم يؤمنون بي ولم يروني .

“Kami makan siang bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Bersama kami ada Abu Ubaidah ibn Al Jarrah. Ia berkata : Wahai Rasulullah, apakah ada seseorang yang lebih baik daripada kami ? Kami berIslam bersama Engkau, berjihad bersama engkau.

Rasulullah menjawab : Ada, yakni kaum setelah kalian, mereka beriman kepadaku, padahal mereka tidak melihatku” [Tafsir Ibnu Katsir]

Dalam riwayat lain :

كنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ومعنا معاذ بن جبل عاشر عشرة ، فقلنا : يا رسول الله ، هل من قوم أعظم أجرا منا ؟ آمنا بالله واتبعناك؟ قال : ما يمنعكم من ذلك ورسول الله بين أظهركم يأتيكم بالوحي من السماء ، بل قوم من بعدكم يأتيهم كتاب بين لوحين يؤمنون به ويعملون بما فيه ، أولئك أعظم منكم أجرا مرتين .

Kami bersama Rasulullah shalallahu alaihi wa salam. Bersama kami ada Mu’adz ibn Jabal yang merupakan orang kesepuluh dari kami. Kami bertanya : Wahai Rasulullah, adakah kaum yang memperoleh pahala lebih besar daripada kami ? Kami beriman kepada ِAllah dan mengikuti Engkau.

Beliau berkata : Tiada yang menghalangi kali dari yang demikian, karena Rasulullah berada dengan jelas di tengah-tengah kalian, menyampaikan wahyu kepada kalian dari langit. Akan tetapi kaum setelah kalian, yang sampai kepada mereka (hanya) Kitab yang mengumpulkan wahyu, mereka beriman kepadanya dan beramal dengannya, mereka mendapatkan ganjaran dua kali lipat.

Jadi berbahagialah kita, walaupun kita tidak bertemu langsung dengan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, tetapi dengan Al Quran, kita dapat mengenal Allah, beriman kepadanya melalui ajaran yang dibawa oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, maka semoga kita termasuk orang-orang yang disebutkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa salam dalam hadits tersebut, yang mendapatkan dua pahala karena beriman walaupun tidak melihat secara langsung.

Allahu Ta’ala ‘A’lam

المفردات

 ( اسم ): أبَداً

at no time ; never ; not at all ; not ever

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.