User Avatar
Maman Solihin
14 Mei 2026 12.33.58 WIB ·Kategori: Tidak Ada Kategori

Mengapa Kita Mengulang Doa

Yakinkanlah bahwa doa-doamu di sisi Allah tidak akan hilang dan Allah tidak akan melupakannya. Bahkan Allah meninggikan doa orang yang didzalimi di atas awan dan berfirman, "Demi kehormatan-Ku, Aku pasti menolongmu, walau setelah beberapa saat."

Nabi shallallahu alaihi wasallam telah menjelaskan hikmah mengulang doa dan kaitannya dengan banyak ibadah lainnya. Beliau bersabda, "Sesungguhnya thawaf di ka'bah, antara shafa dan marwah, dan melempar jumrah dilakukan untuk menegakkan dzikir kepada Allah." Artinya, Allah ingin engkau selalu mengingat-Nya, maka Dia akan mencintaimu dan mengangkat derajatmu.

Syekh Muhammad Al-Ghazali dalam bukunya Fann al-Dzikr wa al-Du'a 'Inda Khatam al-Anbiya' mengatakan, "Seperti kita mengulang basuhan agar pakaian menjadi bersih, demikian pula kita mengulang doa."

Sejak aku berumur tujuh tahun, aku mendengar imam masjid berdoa, "Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami hari yang gelap bagi orang-orang Yahudi." Doa itu diulang lebih dari dua puluh tahun hingga datang hari 7 Oktober, dan Allah memperlihatkan kepada kami hari yang agung bagi mereka, yang disebut orang Yahudi sebagai Sabtu Hitam.

Kita ditugaskan untuk berdoa, bukan untuk menjamin terkabulnya doa. Hal ini termasuk ujian: apakah Allah akan memberimu yang kau inginkan? "Apakah manusia akan mendapat segala yang diinginkannya?" [An-Najm: 24]

📚DIBAWAH PANJI THUFAN AL-AQSA

✍️ Asy Syahid Al Mujahid Muhammad Zaki Hamad ( Komandan Elit Al Qassam di Beit Hanoun)

📲https://wa.me/c/6285179523933

🛒https://id.shp.ee/rwThSijH