User Avatar
Maman Solihin
29 Mei 2026 03.03.35 WIB ·Kategori: Tidak Ada Kategori

TAKAYA: Tempat Tinggal bagi Penuntut Ilmu dan Musafir

Takiyah (dalam bentuk tunggal dari takaya) adalah bangunan yang biasanya didirikan di dekat masjid, dan berisi kamar-kamar tempat berlindung bagi para penuntut ilmu atau mereka yang terputus dari negeri asalnya. Takiyah menyebar luas pada masa kekhalifahan Utsmaniyah di negeri-negeri Islam yang berada di bawah kekuasaan mereka.

Kata takiyah berasal dari bahasa Turki dan sejalan dengan istilah khanqah (tempat sufi berkhalwat) dan zawiyah(pondok sufi). Kata ini menjadi populer dikalangan Utsmaniyah. Asal usul katanya tidak begitu jelas, namun ada beberapa pendapat: sebagian mengaitkannya dengan kata kerja Arab [ wata a] atau [ittaka a] yang berarti bersandar atau bertumpu, apalagi mengingat makna kata takiyah dalam bahasa Turki adalah: bersandar, bertumpu, atau menyandarkan diri pada seauatu untuk beristirahat dan bersantai.

Ibnu Jubair, seorang musafir asal Andalusia yang mengunjungi Suriah pada abad ke -12 Masehi, menuturkan tentang takiyah ini:

Ia adalah bangunan-bangunan megah yang dialiri air di seluruh sisinya dengan pemandangan yang sangat indah. Kaum sufi yang tinggal di takiyah hidup seperti para raja di negeri ini, karena Allah telah mencukupi mereka dari urusan dunia dan segala kelebihannya, dan mengosongkan pikiran mereka untuk beribadah kepadanya, tanpa perlu memikirkan cara mencari penghidupan. Mereka tinggal di bangunan-bangunan yang mengingatkan mereka pada istana jin."

Seiring waktu, kata takiyah menjadi lebih umum digunakan untuk menyebut tempat-tempat yang menyediakan makanan gratia bagi fakir miskin, penduduk sekitar masjid, dan para pelayan masjid - tanpa lagi dikaitkan secara khusus dengan dunia tasawuf. Takiyah dikenal dan tersebar dibanyak kota islam seperti Damaskus, Baghdad, Basrah, Makkah, Hijaz, Sulaimaniyah, Al-Quds, Hebron, Tripoli, kawasan Maghrib (Afrika Utara), Mesir, dan negeri-negeri Islam lainnya.

📚Kreatifitas Wakaf dalam Peradaban Islam

🖋️Dr. Isa al-Qaddumi

📲https://wa.me/c/6285179523933

🛒https://id.shp.ee/WPSXWsAE