User Avatar
Ibu-ibu Generasi
Ditulis Oleh Sang Mujahid Zaki Hamad
Tanggung jawab wanita itu besar, dan amanahnya agung. Dialah yang mendidik dan menumbuhkan untuk kita para pahlawan mujahid. Terutama di zaman ini yang marak kemanjaan dan hal-hal remeh. Maka bentengilah diri kalian dengan ilmu dan keteguhan, dan tanamlah benih dengan baik wahai ibu-ibu generasi.
Yang menambah penting amanah ini adalah bahwa kita hidup di zaman pamer dan hal-hal yang berkaitan dengannya, berupa akhlak buruk yang merusak batin dan lahir manusia. Mulai dari pamer ilmu dan yang berkaitan dengannya, seperti menjamurnya ritual budaya buku, menulis, dan kopi hitam. Sampai pamer merek dan brand, mengejar tren. Sampai memfoto momen buka kado. Sampai memfoto kemewahan berupa makanan dan pakaian. Sampai memfoto dekorasi dan alat pintar. Sampai memfoto keistimewaan dan keunikan diri dari orang lain. Sampai berubah dari pamer baju dan barang, menjadi pamer tubuh. Kita hidup di zaman mesin dan kemunduran manusia! Jangan lupa bahwa apa yang telah disebutkan tadi akan merusak kesucian hatimu, maka berhati-hatilah, dan jangan jadi ikut-ikutan!
Aku meyakini bahwa salah satu fungsi pendidikan terpenting bagi ibu-ibu generasi mendatang adalah mengajarkan anak-anak mereka makna \"privasi\". Mengajarkan mereka bahwa tubuh mereka bukan untuk dipamerkan di aplikasi, dan tidak setiap kenangan perlu dipamerkan, serta peristiwa penting bisa disikapi dengan tenang.
Di zaman pamer, serba cepat, dan menjamurnya syahwat serta hal melalaikan, telah menjadi akhlak yang langka atau sedikit di kalangan anak perempuan, misalnya: Seorang gadis yang punya mushaf khusus yang ia baca wiridnya terus-menerus! Seorang gadis yang memperpanjang sujud, berdoa, dan menangis! Seorang gadis yang shalat fardhu berjamaah di rumahnya! Seorang gadis yang membaca dzikir pagi dan petang dan menjaganya! Seorang gadis yang mendengar nasihat bermanfaat lalu membentengi dirinya dengannya dan meninggalkan kebiasaan pindah-pindah antara halaman dan platform!
Selalu ingat: Allah tidak melihat bentuk fisikmu, tapi Dia melihat hatimu. Maka perhatikanlah hatimu. Masa depan itu berat, dan butuh kesabaran serta keteguhan.
Post Image