الجهل بالفروض الواجبة في ديار المسلمين ليس عذرا
Ketidaktahuan akan Kewajiban-Kewajiban Fardhu di Negeri Kaum Muslimin Bukanlah Sebuah Uzur
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Ketidaktahuan akan Kewajiban-Kewajiban Fardhu di Negeri Kaum Muslimin Bukanlah Sebuah Uzur ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
السلام عليكم ورحمة الله الحمد لله الذي هداني بعد أن أصبح عمري ١٩ عاما.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Segala puji bagi Allah yang telah memberiku hidayah setelah usiaku mencapai 19 tahun.
فأنا طوال السنين التي فاتت لم أكن أصلي. لم أحافظ إلا على الصيام. ولكن قد علمت حديثا أن الاستمناء في نهار رمضان مفطر. لقد بدر مني ذلك مرارا. ولكن لا أعرف عدد الأيام التي بدر مني الاستمناء فيها أو في كم رمضان. هل يجب علي القضاء, وإن وجب فأنا أجهل عدد الأيام. هل قول الرسول صلى الله عليه وسلم: (رفع عن أمتي الخطأ والنسيان وما استكرهوا عليه) يشمل حالتي حيث أني كنت أجهل حكم الاستمناء.
Selama tahun-tahun yang lalu, aku tidak melakukan salat; aku hanya menjaga puasa saja. Akan tetapi, baru-baru ini aku mengetahui bahwa onani (istimna’) di siang hari Ramadhan membatalkan puasa. Aku telah melakukannya berulang kali, namun aku tidak mengetahui jumlah hari di mana aku melakukannya atau pada Ramadhan tahun berapa saja. Apakah aku wajib mengqadha? Jika wajib, aku tidak tahu jumlah harinya. Apakah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Dimaafkan dari umatku kesalahan, kelupaan, dan apa yang dipaksakan kepada mereka” mencakup keadaanku karena aku tidak mengetahui hukum onani tersebut?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله والصلاة السلام على رسول الله وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du:
فعذر المسلم بجهل حكم ما، يختلف باختلاف البلاغ وعدمه، وباختلاف المسألة نفسها وضوحاً وخفاءً.
Pemberian uzur bagi seorang Muslim karena ketidaktahuan terhadap suatu hukum berbeda-beda tergantung pada sampai atau tidaknya penjelasan (dakwah) kepadanya, serta tergantung pada masalah itu sendiri, apakah bersifat jelas (nyata) atau tersembunyi.
ومن كان يقيم في ديار المسلمين والتي يوجد فيها العلماء والفقهاء فيلزمه تعلم الفروض الواجبة عليه، ومنها أحكام الصوم ومفطراته، ومن فرط في ذلك فلا يعذر بجلهه في ذلك.
Barangsiapa yang tinggal di negeri-negeri kaum Muslimin yang di dalamnya terdapat para ulama dan fukaha, maka wajib baginya mempelajari kewajiban-kewajiban fardhu atasnya, di antaranya adalah hukum-hukum puasa dan hal-hal yang membatalkannya. Barangsiapa yang lalai dalam hal tersebut, maka ia tidak diberikan uzur karena ketidaktahuannya dalam masalah itu.
والاستمناء مفطر للصائم عند عامة العلماء، ولذا لا تعذر بجهل هذا الحكم، ويلزمك ما هو مبين في الجواب الأخرى هنا
Onani (istimna’) adalah hal yang membatalkan puasa bagi orang yang berpuasa menurut mayoritas ulama. Oleh karena itu, Anda tidak diberikan uzur karena ketidaktahuan akan hukum ini, dan Anda wajib melakukan apa yang telah dijelaskan dalam jawaban lain disini.
- Hukum Orang yang Meninggalkan Shalat Secara Total Karena Melalaikannya Tanpa Uzur
- Onani Membatalkan Puasa dan Mewajibkan Qadha
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply