[TADABBUR HARIAN #14] Mengenal Surah Al Baqarah : Penamaan Surah

Mengenal Surah Al Baqarah : Penamaan Surah

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

بسم الله الرحمن الرحيم

كذا سميت هذه السورة سورة البقرة في المروي عن النبيء – صلى الله عليه وسلم – وما جرى في كلام السلف ، فقد ورد في الصحيح أن النبيء – صلى الله عليه وسلم – قال من قرأ الآيتين من آخر سورة البقرة كفتاه
،

Dinamakan surah ini dengan nama Surah Al Baqarah berdasarkan riwayat dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam sebagaimana yang didapat dari kalam salaf. Disebutkan dalam “Ash Shahih” bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

Barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir dari surah Al Baqarah, maka sudah mencukupi untuknya (Hadits Riwayat Imam Bukhari Nomor 4753, Riwayat Imam Muslim Nomor 807, dari Abi Mas’uud al Anshoriy)

وفيه عن عائشة لما نزلت الآيات من آخر البقرة في الربا قرأهن رسول الله ثم قام فحرم التجارة في الخمر .

 

Ada pula riwayat dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha : ” Ketika diturunkan ayat-ayat terakhir surat Al-Baqarah yang menyangkut masalah riba, maka Rasulullah Saw. keluar menuju masjid, lalu membacakan ayat-ayat tersebut, dan beliau mengharamkan jual beli khamr ” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Nomor 1978 menurut penomoran Kitab Fathul Baari)

و منها قول ابن مسعود : (هذا مقام الذي أنزلت عليه سورة البقرة)

Juga adapula ucapan Ibnu Mas’uud radhiyallahu ‘anhu : “Ini adalah tempat diturunkannya surah Al Baqarah” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari hadits nomor 1660, Riwayat Imam Muslim Nomor 1296]) – *[At Tafsiir Al Maudhuu-i li suwaril Quranil Kariim]

وَوَجْهُ تَسْمِيَتِهَا أَنَّهَا ذُكِرَتْ فِيهَا قِصَّةُ الْبَقَرَةِ الَّتِي أَمَرَ اللَّهُ بَنِي إِسْرَائِيلَ بِذَبْحِهَا لِتَكُونَ آيَةً وَوَصَفَ سُوءَ فَهْمِهِمْ لِذَلِكَ، وَهِيَ مِمَّا انْفَرَدَتْ بِهِ هَذِهِ السُّورَةُ بِذِكْرِهِ،

Dinamakan demikian karena surah ini menyebut di dalamnya kisah Al Baqarah (Sapi) yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil untuk dikurbankan, untuk menjadi tanda dan persifatan buruknya pemahaman mereka (Bani Israil). Dan ini adalah salah satu hal tersendiri sehingga surah tersebut dinamakan demikian. [Tafsir At Tahrir wa Tanwir]

وَعِنْدِي أَنَّهَا أُضِيفَتْ إِلَى قِصَّةِ الْبَقَرَةِ تَمْيِيزًا لَهَا عَنِ السُّورِ ال

Juga hal lainnya sebagai tambahan adalah kisah Al Baqarah tersebut untuk membedakan surah tersebut dari surah-surah Alif Lam. (Catatan Tambahan dari penerjemah : Ada 6 surah di Al Quran yang diawali dengan Alif Laam Miim) – [Tafsir At Tahrir wa Tanwir]

الم مِنَ الْحُرُوفِ الْمُقَطَّعَةِ لِأَنَّهُمْ كَانُوا رُبَّمَا جَعَلُوا تِلْكَ الْحُرُوفَ الْمُقَطَّعَةَ أَسْمَاءً لِلسُّوَرِ الْوَاقِعَةِ هِيَ فِيهَا وَعَرَّفُوهَا بِهَا نَحْوَ: طه، وَيس، وص

Alif Laam Miim diambil dari huruf-huruf Al Muqotha-ah (Huruf di Awal Surah). Terkadang dijadikanlah huruf-huruf muqotha-ah tersebut sebagai nama surat, sehingga dikenal dengan nama-nama seperti : Tha Haa, Yaa Siin, Shad [Tafsir At Tahrir wa Tanwir]

وَفِي الِاتِّفَاقِ عَنِ «الْمُسْتَدْرك» أَن النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّهَا سَنَامُ الْقُرْآنِ» وَسَنَامُ كُلِّ شَيْءٍ أَعْلَاهُ وَهَذَا لَيْسَ عَلَمًا لَهَا وَلَكِنَّهُ وَصْفُ تَشْرِيفٍ. وَكَذَلِكَ قَوْلُ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ إِنَّهَا فُسْطَاطُ الْقُرْآنِ وَالْفُسْطَاطُ مَا يُحِيطُ بِالْمَكَانِ لِإِحَاطَتِهَا بِأَحْكَامٍ كَثِيرَةٍ.

Di kitab Al Itqon, dikutip dari Kitab Al Mustadrok, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam berkata : “Sungguh surah itu adalah puncak/punggungnya Al Quran”, dan punggung semua hal posisinya lebih tinggi. Ini bukanlah penamaan bagi surah tersebut, akan tetapi pensifatan penghormatan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Khaalid ibn Ma’daan, bahwa Surah Al Baqarah adalah “Atap Al Quran”, dan suatu atap yang menaungi sebuah tempat, untuk menggambarkan bahwa surah tersebut menaungi hukum-hukum yang banyak jumlahnya. [Tafsir At Tahrir wa Tanwir]

وقد روى الترمذي من حديث حكيم بن جبير ، وفيه ضعف ، عن أبي صالح ، عن أبي هريرة ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لكل شيء سنام ، وإن سنام القرآن البقرة ، وفيها آية هي سيدة آي القرآن : آية الكرسي 

Diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Hadits Hakiim ibn Jabir – hanya saja di dalamnya terdapat kedhoifan – dari Abi Shaalih – dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu, beliau berkata : Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
“Segala sesuatu itu mempunyai punggung/puncaknya tersendiri, dan puncaknya Al Quran adalah Surah Al Baqarah, di dalamnya terdapat penghulu ayat Al Quran yakni ayat Kursi” [Tafsir Ibnu Katsir]

 

Allahu Ta’ala ‘A’lam

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.