[TADABBUR HARIAN #15] Mengenal Surah Al Baqarah : Surah yang Pertama Kali Turun di Madinah

Mengenal Surah Al Baqarah (2) : Surah yang Pertama Kali Turun di Madinah

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani

w

 قَالَ الْقُرْطُبِيُّ فِي تَفْسِيرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ: مَدَنِيَّةٌ نَزَلَتْ فِي مُدَدٍ شَتَّى.

Al Qurthubi berkata dalam Tafsir Surah Al Baqarah : Surah ini adalah Surah Madaniyah yang turun dalam masa yang panjang dan beragam keadaan.

وقيل هي أول سورة نزلت بالمدينة إلا قوله تعالى : واتقوا يوما ترجعون فيه إلى الله [ البقرة : 281 ] فإنها آخر آية نزلت من السماء ، ونزلت يوم النحر في حجة الوداع بمنى ، وآيات الربا أيضا من أواخر ما نزل من القرآن انتهى .

Dikatakannya pula bahwa ini adalah awal surah yang diturunkan di Madinah kecuali Firman Allah Ta’ala :

وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ

Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. (Surah Al Baqarah ayat 281) – yang diturunkan dari langit dan diwahyukan pada siang hari ketika haji wada’ di Mina. Ayat-ayat Riba juga adalah termasuk ayat-ayat terakhir yang diturunkan di Al Quranul Karim — selesai kutipan

وأخرج أبو الضريس في فضائله وأبو جعفر النحاس في الناسخ والمنسوخ وابن مردويه والبيهقي في دلائل النبوة من طرق عن ابن عباس قال : نزلت بالمدينة سورة البقرة . وأخرج ابن مردويه عن عبد الله بن الزبير مثله .

Diriwayatkan oleh Abu Dhuraiysy dalam “Kitab Fadhooil”, dan Abu Ja’far An Nahhas dalam “Kitab Nasikh wal Mansukh”, dan Ibnu Mardawayhi dan Al Baihaqi dalam “Kitab Dalailin Nubuwah”, dari jalur Ibnu Abbas berkata : “Surah Al Baqarah diturunkan di Madinah”. Diriwayatkan oleh Ibnu Mardawayh dari Abdullah ibnu Az Zubair yang semisalnya pula

وأخرج أبو داود في الناسخ والمنسوخ عن عكرمة قال : أول سورة أنزلت بالمدينة سورة البقرة .

Diriwayatkan pula oleh Abu Dawud dalam “Kitab Nasikh wal Mansukh” dari Ikrimah, beliau berkata : “Awal surah yang diturunkan di Madinah adalah Surah Al Baqarah” [Tafsir Fathul Qadiir li Asy Syaukani]

نزلت سورة البقرة بالمدينة بالاتفاق وهي أول ما نزل في المدينة .وحكى ابن حجر في شرح البخاري الاتفاق عليه ، وقيل نزلت سورة المطففين قبلها بناء على أن سورة المطففين مدنية ،

Para ulama bersepakat bahwa Surah Al Baqarah diturunkan di Madinah, dan ia adalah surah pertama yang diturunkan di Madinah. Ibnu Hajar menyampaikan dalam Syarah Al Bukhari : “Disepakati hal itu” – Dikatakan pula bahwa Surah Al Muthaffifin diturunkan sebelumnya sehingga surah Al Muthaffifin juga adalah surah Madaniyah. [Kitab Tafsir At Tahriir wat Tanwiir]

ولا شك أن سورة البقرة فيها فرض الصيام ، والصيام فرض في السنة الأولى من الهجرة ، فرض فيها صوم عاشوراء ثم فرض صيام رمضان في السنة الثانية لأن النبيء – صلى الله عليه وسلم – صام سبع رمضانات أولها رمضان من العام الثاني من الهجرة . فتكون سورة البقرة نزلت في السنة الأولى من الهجرة في أواخرها أو في الثانية

Tidak diragukan bahwa di dalam surah Al Baqarah ada perintah shaum, dan shaum diperintahkan pada tahun-tahun awal Hijrah, termasuk perintah shaum ‘Aasyuraa, kemudian perintah Shaum Ramadhan pada tahun kedua, dikarenakan Nabi shalallahu alaihi wa salam – berpuasa pada tujuh kali bulan Ramadhan, awalnya adalah Ramadhan di tahun kedua dari Hijrah. Ini menunjukkan bahwa surah Al Baqarah diturunkan pada tahun awal Hijrah pada akhir tahun atau pada awal tahun kedua Hijrah. [Kitab Tafsir At Tahriir wat Tanwiir]

Catatan dari Kami : Terkait berapa kali Rasulullah shalallahu alaihi wa salam berpuasa Ramadhan, apa yang dituliskan di Kitab At Tahrir wat Tanwir ini agak berbeda dengan pendapat ulama lain yang mengatakan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam berpuasa Ramadhan sebanyak 9 (sembilan) kali. Kami kutipkan pendapat Imam Nawawi rahimahullah di dalam Kitab Majmu Syarah Al Muhadzdzab.

صَامَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَمَضَانَ تِسْعَ سِنِينَ ; لأَنَّهُ فُرِضَ فِي شَعْبَانَ فِي السَّنَةِ الثَّانِيَةِ مِنْ الْهِجْرَةِ , وَتُوُفِّيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي شَهْرِ رَبِيعٍ الأَوَّلِ سَنَةَ إحْدَى عَشْرَةَ مِنْ الْهِجْرَةِ اهـ

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam berpuasa Ramadhan sembilan kali, dikarenakan perintah berpuasa Ramadhan diturunkan pada bulan Sya’ban pada tahun kedua Hijrah, dan wafat Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam pada bulan Rabiul Awwal tahun 11 Hijrah.

Allahu Ta’ala ‘A’lam

المفردات

مُدَد: (اسم)

  • مُدَد : جمع مُدّة

 ( فعل ):

be extended ; be lengthened ; dilate ; distend ; elongated ; expand ; expanded ; extend ; lengthen ; prolonged ; protracted ; spread (out) ; stretch ; stretched (out)

 ( اسم ): مُخْتَلِف

different ; diverse ; manifold ; miscellaneous ; multifarious ; sundry ; various

– variegated
– varied; different; diversified
– various;several
– having different colours
– of diferently coloured squares
– clashing or differing
– different; opposite
– opposite; different; unfavourable
– contrary; opposite; different
– very different from each other
– various;variegated
– many and of different kinds
– made up of many different things or people who do not seem to be connected with each other
– of very many different kinds
– various; several
– not like; different from; dissimilar
– different, diverse; variegated

 ( فعل ): رَوَى

give an account of ; narrate ; recite ; recount ; relate ; report ; tell

 ( اسم ): بناءً عَلَيْهِ

in consideration of that; because of that; thus
– as a result of something; therefore
– accordingly; therefore
– as a result;therefore
– a Latin word meaning therefore
– hence; therefore; on that account
– for that reason
– accordingly; that; wherefore
– at that time; after that or therefore.
– for that reason ; accordingly ; consequently.
– in consequence of that, or soon after that, or upon that.
– so ; therefor ; accordingly ; hence .
– for that reason.

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.