[TADABBUR HARIAN] Pengkategorian Al Isti’aadzah dan Pengaruhnya (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

[TADABBUR HARIAN] Pengkategorian Al Isti’aadzah dan Pengaruhnya (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

أولًا: الاستعاذة مظهر من مظاهر التوحيد:

Yang Pertama : Al Isti’aadzah adalah salah satu manifestasi Tauhid

الاستعاذة نوع من أنواع العبادات القولية التي يجب أن تصرف لله وحده دون ما سواه من المخلوقين؛ تحقيقًا لقوله تعالى:

Al Isti’aadzah adalah satu jenis dari jenis-jenis ibadah qauliyah, yang wajib hanya ditujukan kepada Allah Ta’ala semata, tanpa ada yang menandingiNya dari para makhluq, sebagaimana dijelaskan dalam FirmanNya :

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ [الفاتحة:٥].

Hanya kepadaMu kami beribadah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan (Surah Al Fatihah ayat 5)

ولا ينبغي الاستعاذة إلا به، ولا يستعاذ بأحد من خلقه؛ بل هو يعيذ المستعيذين، ويعصمهم، ويمنعهم من شر ما استعاذوا من شره.

Tidak tercapai Al Isti’aadzah selain dengan hal tersebut, dan tidak boleh meminta perlindungan kepada sesuatupun dari ciptaan Allah Ta’ala, akan tetapi Allah Ta’ala-lah yang memberikan perlindungan kepada mereka yang meminta perlindungan, menjaga mereka, dan mencegah mereka dari keburukan apa-apa saja yang mereka berlindung darinya.

وقد أمر الله نبيه بالاستعاذة به دون ما سواه في قوله تعالى:

Sungguh Allah telah memerintahkan kepada NabiNya untuk ber-isti’aadzah padanya tanpa menyekutukanNya dalam FirmanNya :

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ – مِن شَرِّ مَا خَلَقَ [الفلق: ١ – ٢].

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya,  (Surah Al Falaq ayat 1 dan 2)

وفي قوله تعالى:

Dan juga FirmanNya :

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ – مَلِكِ النَّاسِ – إِلَٰهِ النَّاسِ – مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ [الناس: ١- ٤].

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Robb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, (Surah An Naas ayat 1 s.d. 4)

وجاءت الاستعاذة في هاتين السورتين باسم (الرب) و(الملك) و(الإله)، وجاءت الربوبية فيهما مضافة إلى (الفلق) وإلى (الناس) ، ولابد من أن يكون ما وصف به نفسه في هاتين السورتين يناسب الاستعاذة المطلوبة، ويقتضي دفع الشر المستعاذ منه أعظم مناسبة وأبينها

Disebutkannya Al Isti’aadzah di dalam dua surah tersebut dengan isim Robb, Malik dan Ilah.

Disebutkan Ar Rububiyah di dalam kedua surat ini dengan bersandar kepada Al Falaq (Robb-nya Waktu Subuh) dan An Nas (Robb-nya Manusia).

Pastilah apa yang Allah Ta’ala sifati dengannya DiriNya sendiri dalam dua surat ini sesuai dengan perlindungan yang dimintakan. Serta permintaan perlindungan terhadap keburukan yang dimintakan (di surah ini) adalah yang paling tepat dan paling jelas (Kitab Badaa-i’ul Fawaa-id, Ibnu Qayyim)

وكلما كان توحيد المسلم لله أكمل؛ كان حفظ الله له أتم.

Saat tauhid seorang Muslim kepada Allah Ta’ala sempurna, maka penjagaan Allah Ta’ala padanya akan sempurna pula

قال ابن القيم: “التوحيد حصن الله الأعظم الذي من دخله كان من الآمنين. قال بعض السلف: من خاف الله خافه كل شيء ، ومن لم يخف الله أخافه من كل شيء”

Ibnu Qayyim berkata : Tauhid adalah perlindungan Allah Ta’ala yang paling agung, barangsiapa memasukinya maka dia dalam keadaan aman.

Sebagian salafus shalih berkata : Barangsiapa yang takut kepada Allah, maka akan takut kepadanya segala sesuatu. Dan barangsiapa yang tidak takut kepada Allah, maka segala sesuatu akan menakutkan baginya (Kitab Badaa-iul Fawaa-id, Ibnu Qayyim)

Bersambung in sya Allah

المفردات

 ( اسم ): مَرْغُوبٌ فِيه

desired ; in demand ; in request ; needed ; required ; sought after ; wanted ; wished for

اِقتَضَى: (فعل)

  • اقتضى يقتضي ، اقْتَضِ ، اقْتِضاءً ، فهو مُقْتَضٍ ، والمفعول مُقْتضًى
  • اِقْتَضَى الأمْرُ الوجُوبَ : دَلَّ علَيْهِ
  • اِقْتَضَى الدَّيْنَ : طَلَبَهُ
  • اِقْتَضَى مِنْهُ حقَّهُ وَعَلَيْهِ : أخذَهُ
  • بمقتَضى التّعليمات : وفقًا لـ أو بموجب
  • اقْتَضَى أَمْراً : اسْتَلْزَمَهُ
  • اقْتَضَى الأمْرُ الوجوبَ : دَلَّ عليه

 ( اسم ): تَطَلَّبَ

to demand,require, etc or do what seems necessary
– ask for something firmly
– stand in want of; require
– depend on somebody or something for success, fulfilment , etc; need
– desire; wish for possession of; need ; require; lack; be deficient; be without or fall short by

 ( فعل ): أعْطَى الشّيْءَ صِفَةً مُقَاومَةً

proof

– brace
– support; give firmness to; strenghten or tighten
– to make a relationship firm and strong
– surround or protect with a trench or trenches
– treat a material with a substance in order to protect it

 ( اسم ): مُلاَءَمَة

adequacy ; adequateness ; agreeability ; agreeableness ; appropriateness ; aptness ; convenience ; expedience ; expediency ; favorableness ; fitness ; properness ; propriety ; suitability ; suitableness

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.