Al Isti’aadzah Bukan Merupakan Ayat Al Quran

الاستعاذة ليست بآية من القرآن الكريم

Al Isti’aadzah Bukan Merupakan Ayat Al Quran

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

أمر الله بالستعاذة عند القراءة بقول تعالى : فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ (النحل : ٩٨)

Allah Ta’ala memerintahkan untuk meminta perlindungan (Al Isti’adzah) ketika membaca Al Quran dengan FirmanNya Ta’ala : “Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.(Surah An Nahl ayat 98)

فهذه الآية هي الأصل في مشروعية الاستعاذة عند القراءة, و هي مشتملة على جل ألفاظ صيغة الاستعاذة (أعوذ بالله من الشيطان الرجيم) التي هي أصح الصيغ

Ayat ini adalah Ushul dalam pensyariatan Al Isti’adzah saat membaca Al Quran, dan dia juga mencakup lafazh shighat Al Isti’adzah : A’udzu biLlahi minasy syaithaani rajiim – yang merupakan shighat paling shahih

وقد أجمع العلماء على أن الاستعاذة بهذا اللفظ ليست آية حكى ذلك ابن عطية و غيره

Ulama bersepakat bahwa Al Isti’adzah dengan lafazh tersebut bukanlah bagian dari ayat Al Quran, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu ‘Athiyah 1 dan selainnya. 2

و قال ابن تيمية : (لكن الاستعاذة ليست بقرآن, و لم تكتب في المصاحف, وأنما فيه الأمر بالاستعاذة, وهذا قرآن

Ibnu Taimiyah mengatakan : “Akan tetapi Al Isti’adzah bukanlah ayat Al Quran, dan tidak pula tertulis di Mushaf. Akan tetapi  perintah untuk melakukan Al Isti’adzah itulah yang terdapat di dalam Al Quran” 3

Allahu Ta’ala ‘A’lam

Print Friendly, PDF & Email

Footnotes

  1. Di dalam Al Muharrar Al Wajiiz
  2. Lihat Kitab Al Jami’ Li Ahkamil Quran (1/86) dan Al Bahrul Muhith (1/17)
  3. Majmu Fatawa (22/351)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.