Haji Akbar dan Haji Ashghar



الحج الأكبر والحج الأصغر

Haji Akbar dan Haji Ashghar

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Haji Akbar dan Haji Ashghar ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Haji dan Umrah

السؤال:

Pertanyaan:

هل يوجد ما يسمى الحج الأكبر؟ وإذا وجد فما هو؟ ومتى يكون؟

Apakah ada yang dinamakan dengan Haji Akbar? Jika ada, apa itu? Dan kapan terjadinya?

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:

فإن كنت تسأل عن يوم الحج الأكبر، فقد تقدم في الفتوى الأخرى هنا، اختلاف العلماء في المراد بيوم الحج الأكبر، 

Jika Anda bertanya tentang Hari Haji Akbar, maka telah dijelaskan dalam fatwa lainnya di sini mengenai perbedaan pendapat ulama tentang apa yang dimaksud dengan Hari Haji Akbar.

وذكر النووي في شرح صحيح مسلم عند كلامه على حديث أبي هريرة رضي الله عنه قال:

An-Nawawi menyebutkan dalam Syarh Shahih Muslim saat mengomentari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

بَعَثَنِي أَبُوبَكْرٍ الصِّدِّيقُ فِي الْحَجَّةِ الَّتِي أَمَّرَهُ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ حَجَّةِ الْوَدَاعِ فِي رَهْطٍ يُؤَذِّنُونَ فِي النَّاسِ يَوْمَ النَّحْرِ لَا يَحُجُّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ وَلَا يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ

“Abu Bakar Ash-Shiddiq mengutusku dalam haji yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepadanya sebelum Hujjat al-Wada‘ dalam sebuah kelompok untuk mengumumkan kepada manusia pada Yaum an-Nahr (Hari Raya Kurban): ‘Tidak boleh lagi ada orang musyrik yang berhaji setelah tahun ini, dan tidak boleh ada orang yang melakukan thawaf di Baitullah dalam keadaan telanjang’.” (HR. Muslim)

قال ابن شهاب: فكان حميد بن عبد الرحمن يقول يوم النحر يوم الحج الأكبر من أجل حديث أبي هريرة رضي الله عنه. قال النووي بعد أن ذكر الخلاف في تعيين يوم الحج الأكبر: قال العلماء وقيل الحج الأكبر للاحتراز من الحج الأصغر وهو العمرة.

Ibnu Syihab berkata: “Humaid bin ‘Abdurrahman biasa mengatakan bahwa Yaum an-Nahr adalah Hari Haji Akbar berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu tersebut.” An-Nawawi berkata setelah menyebutkan perbedaan pendapat dalam menentukan Hari Haji Akbar: “Para ulama berkata bahwa disebut Haji Akbar untuk membedakannya dari Haji Ashghar, yaitu ‘Umrah.”

قال الحافظ ابن حجر: واختلف في المراد بالحج الأصغر، فالجمهور على أنه العمرة، وقيل الحج الأصغر يوم عرفة والحج الأكبر يوم النحر، لأن فيه تكتمل بقية المناسك.

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata: “Terdapat perbedaan pendapat mengenai apa yang dimaksud dengan Haji Ashghar. Mayoritas ulama (jumhur) berpendapat bahwa itu adalah ‘Umrah. Ada pula yang berpendapat bahwa Haji Ashghar adalah Hari ‘Arafah dan Haji Akbar adalah Yaum an-Nahr, karena pada hari itulah sisa manasik diselesaikan.”

فإذا علمت أن المراد بالحج الأكبر هو الحج نفسه احترازاً من الحج الأصغر وهو العمرة، فاعلم أنه لا يوجد حج أكبر من حج. قال في تحفة الأحوذي شرح جامع الترمذي: تنبيه قد اشتهر بين العوام أن يوم عرفة إذا وافق يوم الجمعة كان الحج حجاً أكبر ولا أصل له.

Jika Anda telah mengetahui bahwa yang dimaksud dengan Haji Akbar adalah ibadah haji itu sendiri sebagai pembeda dari Haji Ashghar (yaitu ‘Umrah), maka ketahuilah bahwa tidak ada satu pelaksanaan haji yang lebih besar dari haji lainnya. Disebutkan dalam Tuhfat al-Ahwadzi Syarh Jami‘ At-Tirmidzi: “Peringatan: Telah masyhur di kalangan orang awam bahwa jika hari ‘Arafah bertepatan dengan hari Jumat, maka haji tersebut adalah Haji Akbar, namun pendapat ini tidak ada dasarnya.”

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.