Adzan Sebelum Masuk Waktu



الأذان قبل دخول الوقت

Adzan Sebelum Masuk Waktu

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Adzan Sebelum Masuk Waktu ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah

السؤال:

Pertanyaan:

ماذا أعمل لو أذنت قبل الآذان؟

Apa yang harus saya lakukan jika saya mengumandangkan adzan sebelum masuk waktu adzan (sebelum waktunya)?

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد: 

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du:

فمن شروط صحة الأذان أن يكون بعد دخول الوقت، فلا يصح الأذان قبل دخول الوقت وَيَحرُم باتفاق الفقهاء، ومن أذن قبل الوقت فعليه أن يعيد الأذان عند دخول الوقت، ولا يستثنى من ذلك إلا أذان الفجر، لقوله صلى الله عليه وسلم: 

Di antara syarat sahnya adzan adalah dilakukan setelah masuknya waktu shalat. Oleh karena itu, adzan tidak sah jika dilakukan sebelum masuk waktu dan hukumnya adalah haram berdasarkan kesepakatan para fuqaha (ahli fikih). Barangsiapa yang mengumandangkan adzan sebelum waktunya, maka ia wajib mengulangi adzan tersebut saat waktu telah masuk. Tidak ada pengecualian dalam hal ini kecuali untuk adzan fajar (Subuh), berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

” إن بلالاً يؤذن بليل فكلوا واشربوا حتى يؤذن ابن أم مكتوم “. متفق عليه.

“Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan pada malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan.” (Muttafaq ‘alaih).

قال مالك رحمه الله: لا ينادى لشيء من الصلوات قبل وقتها إلا الصبح وحدها. اهـ وقال ابن قدامة في المغني: الأذان قبل الوقت في غير الفجر لا يجزئ، وهذا لا نعلم فيه خلافاً.

Imam Malik rahimahullah berkata: “Tidak boleh diserukan (adzan) untuk shalat apa pun sebelum waktunya kecuali hanya untuk shalat Subuh saja.” (Selesai). Ibnu Qudamah berkata dalam kitab Al-Mughni: “Adzan sebelum waktunya pada selain shalat fajar (Subuh) tidaklah mencukupi (tidak sah), dan kami tidak mengetahui adanya perselisihan dalam masalah ini.”

وعليه؛ فإذا أذنت قبل الوقت في غير الفجر فليزمك أن تعيد الأذان. ولمعرفة شروط صحة الأذان مستوفاةً نحيلك إلى الفتوى الأخرى هنا. 

Oleh karena itu, jika Anda mengumandangkan adzan sebelum waktunya pada selain shalat Subuh, maka Anda wajib mengulangi adzan tersebut. Untuk mengetahui syarat-syarat sahnya adzan secara lengkap, kami merujuk Anda pada fatwa lainnya di sini :

والله اعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.