Gambaran Berbagai Keyakinan Masyarakat (1)



صور من المعتقدات الشعبية

Gambaran Berbagai Keyakinan Masyarakat (Bagian Pertama)

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Gambaran Berbagai Keyakinan Masyarakat ini masuk dalam Kategori Aqidah

المعتقدات الشعبية إرث تناقله الأبناء عن الآباء والأجداد ، فلازمهم مسيرة حياتهم ، وأصبحت المعتقدات هاجساً يشغل بال الناس فيشعرهم بالتفاؤل والفرح حيناً والخــــوف والتشاؤم حيناً آخر .

Keyakinan masyarakat adalah warisan yang diturunkan anak-anak dari para ayah dan kakek, yang menyertai mereka sepanjang perjalanan hidup. Keyakinan-keyakinan ini telah menjadi kegelisahan yang menyibukkan pikiran manusia, terkadang membuat mereka merasa optimis dan gembira, namun di lain waktu menimbulkan ketakutan dan pesimisme (tasyas-um).

والحيوانات في سلوكها الفطري اليومي ، وتصرفاتها الطبيعية قد تدفع الناس تحت تأثير حالاتهم النفسية والاجتماعية إلى تأويل تلك التصرفات على أنها أحداث ستقع استناداً إلى خلفية فكرية طبعتها السنون في الذاكرة.

Hewan-hewan, dalam perilaku alami sehari-hari dan tindakan normalnya, dapat mendorong orang—di bawah pengaruh kondisi psikologis dan sosial mereka—untuk menafsirkan tindakan tersebut sebagai peristiwa yang akan terjadi berdasarkan latar belakang pemikiran yang telah terpatri selama bertahun-tahun dalam ingatan.

وتناقلتها الأفكار التي لا تزال تتعلق ببعـض تلك المعتقدات على الرغم من التقدم العلمي والانفتاح على العــــــالم عبر وسائل الاتصال الحديثة ، وإن تغيرت بعض تلك المعتقدات نتيجة تلك التغيرات في المجتمع المعاصر .

Hal ini diwariskan melalui pemikiran-pemikiran yang masih terikat dengan sebagian keyakinan tersebut, meskipun ada kemajuan ilmiah dan keterbukaan terhadap dunia melalui sarana komunikasi modern, walaupun beberapa keyakinan itu telah berubah sebagai akibat dari perubahan dalam masyarakat kontemporer.

متابعتنا هذه تمثل محاولة لتفسير المعتقدات الشعبية التي تؤثر في سلوك الناس وتصرفاتهم لدى تعاملهم اليومي مع الحيوانات ؛ لأن هناك أشياء أخرى كثيرة يعتقد الناس بأن لها دوراً في حياتهم كالطالع ، والأبراج ، والشعوذة ، إلى آخر ما هنالك مـن المعتقدات .

Bahasan kita ini merupakan upaya untuk menjelaskan keyakinan-keyakinan masyarakat yang mempengaruhi perilaku dan tindakan manusia dalam interaksi harian mereka dengan hewan; karena ada banyak hal lain yang diyakini orang memiliki peran dalam hidup mereka seperti ramalan (thaali‘), zodiak (abraaj), klenik (syu‘wadzah), dan berbagai keyakinan lainnya.

هكذا يعتقد الناس

Beginilah Keyakinan Orang-orang

إذا بدأنا في مراقبة تصرفات الحيوانات يتضح لنا أن لكل تصرف ما يقابله لدى الإنسان من تأويل يعتمد على خيال خصب ، يبرر ردة فعل الناس تجاه تصرف ما ، سواء أكان تفاؤلاً أم تشاؤماً .

Jika kita mulai mengamati perilaku hewan, menjadi jelas bagi kita bahwa setiap tindakan memiliki padanan penafsiran di sisi manusia yang bersandar pada imajinasi yang subur, yang membenarkan reaksi orang terhadap suatu tindakan, baik itu berupa optimisme maupun pesimisme.

الأرنب : يعتقد الناس بأن ذبح الأرنب مكروه ، كما يكرهون أكله على الرغم من أن بعض الناس الآخرين يصطادونه ويأكلونه بطرق طهي مختلفة ، كما أن البعض يعتقد أن تربيـــة الأرانب في البيوت تجر المصائب على أصحابها وكثيراً ما سمعنا كبار الســـن يرددون (( الأرنــــب فقر )) !! .

Kelinci (arnab): Orang-orang percaya bahwa menyembelih kelinci adalah makruh, sebagaimana mereka benci memakannya meskipun sebagian orang lain memburu dan memakannya dengan berbagai cara memasak. Sebagian juga percaya bahwa memelihara kelinci di rumah mendatangkan musibah bagi pemiliknya, dan sering kita mendengar orang tua mengulang-ulang kalimat: “Kelinci adalah kemiskinan (al arnabu faqr)”!!.

خلال سفر الناس ، كان المرء إذا رأى أرنبا في طريقه ، يعدل عن السفر ؛ لأن مرور الأرنب في طريق المسافر (( عرضة )) وهذه العرضة ، أو الاعتراض ، مدعاة للتشــاؤم ، فإن كان المسافر مضطراً للسفر حاول تبديل هذا التشاؤم بتكرار اسم حيوان يستبشر بــــه – كالغزال مثلاً – فيقول غزال .. غزال . ولذلك كانوا يصفون عاثر الحظ أو المنــحوس بأن (( عرضته مثل عرضة الأرنب )) .

Selama perjalanan, jika seseorang melihat kelinci di jalannya, ia akan membatalkan perjalanannya; karena melintasnya kelinci di jalan musafir dianggap sebagai “penghalang” (‘urdhah). Hal ini dianggap sebagai alasan untuk pesimisme. Jika musafir terpaksa harus berangkat, ia mencoba mengganti pesimisme ini dengan mengulang-ulang nama hewan yang dianggap membawa kabar baik—seperti rusa (ghazaal) misalnya—maka ia berkata: ghazaal.. ghazaal. Oleh karena itu, mereka menyifati orang yang tidak beruntung atau sial bahwa “halangannya seperti halangan kelinci”.

ابن آوى : يعتقد الريفيون أن عواء ابن آوى عند أطراف قراهم أو في الحقول وخصوصاً النساء منهم مدعاة للخير والفأل الحسن بقولهم خير .. خير . وإذا سمعوا عواء بنات آوى مجتمعات في مطلع العام اعتقدوا بأن عامهـــــم هذا عام يمن وبركة ؛ لأن الزرع سيكون وفيراً ، والعطاء كثيراً .

Jakal (ibn aawaa): Masyarakat pedesaan percaya bahwa lolongan jakal di pinggiran desa atau di ladang—terutama bagi kaum wanita—adalah pertanda kebaikan dan nasib baik dengan mengatakan: khair.. khair. Jika mereka mendengar lolongan kawanan jakal di awal tahun, mereka percaya bahwa tahun itu adalah tahun kemudahan dan berkah; karena hasil panen akan melimpah dan pemberian akan banyak.

إن رؤية ابن آوى في الأحلام تعني أن من رآه سيصادق رجلاً يأكل حقوق النـــاس ، وكذلك الأمر بالنسبة للمرأة أيضاً .

Melihat jakal dalam mimpi berarti orang yang melihatnya akan berteman dengan pria yang memakan hak-hak orang lain, demikian pula halnya bagi wanita.

البوم : البوم في اعتقاد الناس لم يكن طائراً من قبل ، بل كان امرأة فقدت ولدها ، فراحـــت تبكي على قبره فترة طويلة من الزمن ، وتنام عند أحجار ذلك القبر المتداعي ، ومع مرور الزمن انقلبت إلى طائر لا يخرج إلا في الليل ، ولا يسكن سوى الأماكن المهجورة .

Burung Hantu (buum): Burung hantu dalam keyakinan masyarakat dulunya bukanlah seekor burung, melainkan seorang wanita yang kehilangan anaknya, lalu ia menangis di atas kuburannya dalam waktu yang lama, dan tidur di bebatuan kuburan yang runtuh itu. Seiring berjalannya waktu, ia berubah menjadi burung yang tidak keluar kecuali di malam hari dan tidak tinggal kecuali di tempat-tempat yang ditinggalkan.

يتشاءم الناس من البوم سواء شاهدوه أو سمعوا صوته ، فإذا وصل صوت البوم سمع أحدهم وهو ينعب فوق سطح دار عامرة ، بسمل أهلها ، وحاولوا طرده ، ودعوا الباري سبحانه أن يحفظهم من شروره .

Orang-orang merasa pesimis terhadap burung hantu, baik saat melihatnya maupun mendengar suaranya. Jika suara burung hantu terdengar oleh seseorang saat ia berkaok di atas atap rumah yang ramai, penghuninya akan membaca basmalah, mencoba mengusirnya, dan memohon kepada Sang Pencipta (al baariy) Subhaanahu agar melindungi mereka dari keburukannya.

إن رؤية البوم في الأحلام دليل على أن لصاً سيدخل الدار ويسرقها ، وإذا كانت رؤية البوم في الحلم ينعب فإن ذلك يعني الإيذان بشر كبير .

Melihat burung hantu dalam mimpi adalah bukti bahwa pencuri akan masuk ke rumah dan merampoknya. Jika melihat burung hantu dalam mimpi sedang berkaok, maka itu berarti pertanda datangnya keburukan yang besar.

Bersambung ke bagian berikutnya in sya Allah

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.