TEORI Bagian 1 : Tasybih



TEORI Bagian 1 : Tasybih

w

Pengertian Tasybih

Menurut bahasa tasybih berarti tasmtsil (تَمْثِيْلٌ) yang artinya penyerupaan atau perumpamaan. Sedangkan menurut istilah adalah:

هُوَ بَيانُ أَنَّ شَيْئاً أَوْ أشْياءَ شارَكَتْ غيْرَها في صِفةٍ أوْ أَكْثرَ، بأَداةٍ هِيَ الكافُ أَوْ نحْوُها مَلْفُوْظةً أَوْ مَلْحُوْظَةً

Menjelaskan bahwa suatu perkara bersekutu dengan yang lainnya dalam satu sifat atau lebih dengan menggunakan perantara yaitu kaf (ك) dan sejenisnya baik secara tersurat maupun tersirat. Contoh:

خَالِدٌ كَالْأَسَدِ فِي الشَّجَاعَةِ

Artinya: “Khalid seperti singa dalam keberanian”.

قلبُهُ كالحجارةِ قَسْوةً وصلابةً

Artinya: “Hatinya seperti batu dalam keras dan kuatnya.”

Dari contoh yang pertama didapati bahwa khalid diserupakan dengan singa karena keduanya mempunyai sifat yang sama yaitu sama-sama berani. Disyaratkan pula bahwa musyabbah bih itu lebih kuat daripada musyabbah.

Rukun Tasybih

Rukun tasybih ada 4, yaitu:

  1. Musyabbah (المـُشَبَّهُ) yaitu sesuatu yang diserupakan
  2. Musyabbah bih (المـُشَبَّهُ بهِ) yaitu sesuatu yang diserupakan dengan
  3. Adat tasybih (أَداةُ التَّشْبيهِ) alat atau perantara tasybih
  4. Wajah syabah (وَجْهُ الشَّبَهِ) sifat yang menjadi letak kesamaan.

Rukun yang pertama dan keduan disebut denga tharaf (طَرَف) dan wajib dimunculkan dalam tasybih. Sedangkan rukun ketiga dan keempat boleh dimunculkan atau dihilangkan.

Mari kita telaah kembali contoh tasybih yang kedua:

قلبُهُ كَالْحِجَارَةِ قَسْوةً وصَلَابةً

Dari contoh tersebut kata yang menjadi musyabbah adalah kata (قلبُهُ), musyabbah bih adalah kata (الْحِجَارَة), adat tasybihnya kata (ك), dan wajah syabahnya adalah kata (قَسْوةً) dan (صَلَابةً).

Allahu ‘A’lam

NB : In sya Allah setelah ini akan diberikan latihan yang akan kita bahas bersama-sama agar bisa semakin paham terkait rukun-rukun tasybih



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.