Syaikh Bin Baz : Tafsir Ayat إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Syaikh Bin Baz – rahimahullah : Tafsir Ayat إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Alih Bahasa : Reza Ervani

بسم الله الرحمن الرحيم

Pertanyaan

س: أرجو تفسير قوله تعالى: ﴿إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ﴾ [فاطر:28].

Mohon jelaskan tafsir Firman Allah Ta’ala :

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, adalah ulama (Surah Faathir ayat 28)

Jawaban

ج: هذه الآية عظيمة وهي تدل على أن العلماء وهم العلماء بالله وبدينه وبكتابه العظيم وسنة رسوله الكريم، هؤلاء هم أكمل الناس خشية لله وأكملهم تقوى لله وطاعة له سبحانه وعلى رأسهم الرسل والأنبياء عليهم الصلاة والسلام.

Ayat agung ini adalah dalil yang menunjukkan bahwa sesungguhnya ulama – yakni ulama di jalan Allah, agamaNya, yang berpandukan kitabNya yang agung, dan sunnah RasulNya yang mulia – adalah mereka yang diantara manusia paling takut kepada Allah; yang paling taqwa kepada Allah; dan yang paling taat kepadaNya subhanahu wa Ta’ala. Dan yang tingkatannya diatas mereka adalah para rasul dan para nabi alaihimus shalatu wa salam

فمعنى إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ [فاطر:28] أي الخشية الكاملة مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ، وهم الذين عرفوا ربهم بأسمائه وصفاته وعظيم حقه سبحانه وتعالى وتبصروا في شريعته وآمنوا بما عنده من النعيم لمن اتقاه وما عنده من العذاب لمن عصاه وخالف أمره، فهم لكمال علمهم بالله وكمال معرفتهم بالحق كانوا أشد الناس خشية لله وأكثر الناس خوفا من الله وتعظيما له 

Sehingga ayat “Sesungguhnya yang takut kepada Allah (Surah Faathir ayat 28)” bermakna yang paling takut kepada Allah diantara para hamba adalah para Ulama. Mereka adalah orang-orang yang mengenal Rabbnya melalui asma-asmaNya, shifat-shifatNya, dan keagungan kebenaranNya subhanahu wa ta’ala, mengikuti syariatNya, beriman dengan apa-apa yang ada disisiNya berupa kenikmatan yang diperuntukkan bagi mereka yang mentaatiNya dan apa yang ada disisiNya berupa hukuman bagi mereka yang menselisihi perintahNya. Para ulama adalah mereka yang paling lengkap ilmunya tentang Allah, dan paling mengenalNya dengan benar. Mereka adalah manusia yang paling kuat ketakutannya kepada Allah, paling banyak kekhawatirannya dan keta’zhimannya pada Allah.

وليس معنى الآية أنه لا يخشى الله إلا العلماء، فإن كل مسلم ومسلمة وكل مؤمن ومؤمنة يخشى الله عز وجل ويخافه سبحانه، لكن الخوف متفاوت ليسوا على حد سواء، فكلما كان المؤمن أعلم بالله وأفقه في دينه كان خوفه من الله أكثر وخشيته أكمل، وهكذا المؤمنة كلما كانت أعلم بالله وأعلم بصفاته وعظيم حقه كان خوفها من الله أعظم وكانت خشيتها لله أكمل من غيرها، وكلما قل العلم وقلت البصيرة قل الخوف من الله وقلت الخشية له سبحانه 

Jadi bukanlah makna ayat ini bahwa tidak ada yang takut kepada Allah Ta’ala kecuali ulama, karena seluruh muslim juga muslimah dan seluruh mu’min juga mu’minah memiliki rasa takut kepada Allah Azza wa Jalla dan rasa khawatir padaNya subhanahu wa Ta’ala. Akan tetapi tingkat ketakutannya berbeda-beda, tidak dalam level yang sama. Semakin seorang mu’min mengenal Allah; semakin dia memahami agamanya, maka semakin takut dia kepada Allah dan semakin banyak kekhawatirannya.

Demikian pula para mu’minat; semakin dia mengenal Allah, semakin dia mengetahui Shifat-shifatNya dan Kebesaran KebenaranNya, maka makin besarlah ketakutannya dan semakin banyak pula rasa takutnya dibandingkan dengan yang lain. Sebaliknya, semakin sedikit ilmu dan semakin sedikit pengetahuannya tentang Allah Ta’ala maka semakin sedikit pula rasa takutnya kepada Allah dan semakin sedikit rasa khawatirnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

فالناس متفاوتون في هذا حتى العلماء متفاوتون، فكلما كان العالم أعلم بالله وكلما كان العالم أقوم بحقه وبدينه وأعلم بأسمائه وصفاته كانت خشيته لله أكمل ممن دونه في هذه الصفات، وكلما نقص العلم نقصت الخشية لله، ولكن جميع المؤمنين والمؤمنات كلهم يخشون الله سبحانه وتعالى على حسب علمهم ودرجاتهم في الإيمان، ولهذا يقول جل وعلا: إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ ۝ جَزَاؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا رضي الله عنهم وَرَضُوا عَنْهُ ذَلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ [البينة:7-8] وقال تعالى: إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ [الملك:12] وقال تعالى: وَلِمَنْ خَافََ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ [الرحمن:46] 

Manusia berbeda-beda tingkatannya dalam hal tersebut, bahkan pula para ulama. Mereka yang ‘aalim adalah mereka yang paling berpengetahuan tentang Allah, mereka yang ‘aalim adalah yang paling menunaikan hak Allah dan agamaNya, dan paling berilmu tentang asma-asma dan shifat-shifatNya. Sehingga dengan demikian semakin banyaklah ketakutannya kepada Allah dibandingkan selainnya. Sementara yang kurang ilmunya, kurang juga rasa takutnya kepada Allah Ta’ala. Walaupun demikian, semua mu’min dan mu’minat – seluruhnya memiliki rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sesuai dengan kadar ilmu mereka dan derajat keimanan mereka. Terkait hal ini, Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ – جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (Surah Al Bayyinah ayat 7 dan 8)

Dan Firman Allah Ta’ala

إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ

Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. (Surah Al Mulk ayat 12)

Serta Firman Allah Ta’ala :

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ

Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (Surah Ar Rahman ayat 46)

فهم مأجورون على خشيتهم لله وإن كانوا غير علماء وكانوا من العامة، لكن كمال الخشية يكون للعلماء لكمال بصيرتهم وكمال علمهم بالله، فتكون خشيتهم لله أعظم، وبهذا يتضح معنى الآية ويزول ما يتوهم بعض الناس من الإشكال في معناها. والله ولي التوفيق

Mereka mendapatkan ganjaran karena takutnya mereka kepada Allah, meskipun mereka bukan ulama, meskipun mereka dalam kalangan umum. Akan tetapi orang yang paling takut kepada Allah Ta’ala adalah para ulama, karena yang paling banyak bashirah-nya dan paling banyak ilmunya tentang Allah, yang menjadikan rasa takutnya kepada Allah lebih besar. Dengan demikian menjadi jelas makna ayat ini dan hilanglah asumsi sebagian manusia dan kebingungan tentang maknanya.

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan taufiqNya.

Allahu Ta’ala ‘A’lam

[Majmu Fatawa wa Maqoolati Mutanawiah ibn Baaz Jilid 4 Halaman 361]

Pulau Bangka, 12 Dzulqaidah 1439 H


Versi Web yang lebih nyaman dibaca dan dilengkapi daftar kosakata :

http://rumahilmu.or.id/u/8u

Izin Gabung ke Grup Whatsapp Maktabah Rumah Ilmu Indonesia

http://rumahilmu.or.id/u/izingabung


 

المفردات

أَكْمَلُ: (اسم)

اسم تفضيل من كمُلَ

أتمّ أدَّاهُ على أكمل وجه ،

more perfect – more complete

تَبَصَّرَ: (فعل)

  • تبصَّرَ تبصَّرَ في يتبصَّر ، تبصُّرًا ، فهو مُتبصِّر ، والمفعول مُتبصَّر – للمتعدِّي

give oneself up to serious thought
– consider carefully
– look attentively at

 

خَشْيَة: (اسم)

  • خَشْيَة : مصدر خَشيَ

fear
– dread , or fright
– feeling of anxiety, guilt or remorse, especially about the state of the world
– feeling of being very worried, or something that makes you worry; uneasiness; concern, or solicitous desire, or neurotic fear
– feeling of respect combined with fear or wonder; astonishment; dread; fear; horror; wonder; terror; alarm; admiration; respect
– fear ; dismay
– feeling of fear and discouragement
– a fear of something in the future;apprehension,awe; an object of fear or awe
– great and sudden fear or instance or this
– fear, panic
– sudden fright or alarm
– fright; fear; horror.
– fear ; panic ; fright .
– fear and excitement caused by the expectation of danger

خَوْف: (اسم)

  • خَوْف : مصدر خافَ

affray
– scare or frighten somebody
– fill somebody with horror or dismay; shock deeply
– to make someone feel afraid or less confident
– fill with fear,worry and discouragement
– feel fear about or toward
– frightened, scared
– to fill with fright or terror; alarm suddenly
– arouse horror in; shock
– terrify, frighten
– restrain by awe or keep in awe
– fear; frighten
– frighten; intimidate; horrify
– utter the word shoo; to cause fear
– frighten; scare; panic; horrify; fill with terror.
– fill with terrorl; use terorrism against.
– frighten; disturb; scare; terrify

مُتَفَاوِت: (اسم)

مُتَفَاوِت : فاعل من تَفاوَتَ

مُتَفَاوَت: (اسم)

مُتَفَاوَت : اسم المفعول من تَفاوَتَ

different ; differing ; discrepant ; disparate ; disproportionate ; dissimilar ; divergent ; irregular ; mixed ; uneven ; variant ; varying

قُلّ: (اسم)

  • مصدر قَلَّ
  • طَعَامٌ قُلٌّ : قَلِيلٌ

be less ; be decrease ; be diminish ; be drop (off) ; be few ; be fewer (than) ; be grow less ; be less (than) ; be lessen ; be little ; be small ; be smaller (than)

– decrease
– to go down to a lower level,cause to become shorter,smaller,less
– make or become less;to delibrately make someone or something seem less important or valuable
– become fewer or less
– to decrease;to fall into a lower level

بَصيرة: (اسم)

  • الجمع : بَصائرُ و بِصَار
  • البَصِيرة الحُجَّة
  • البَصِيرة الرَّقيب
  • البَصِيرة العِبْرَة
  • البَصِيرة السِّتارة تغطِّي الباب
  • البَصِيرة كلُّ ما اتُّخِذ جُنَّةً كالدِّرع والتُّرس وغيرهما

acuity ; acumen ; acuteness ; astuteness ; clairvoyance ; clear-sightedness ; discernment ; foresight ; insight ; keenness ; mental perception ; penetration ; percipience ; perspicacity ; prescience ; prevision ; sagacity ; sharpness ; shrewdness ; vision

– vision
– a thing or idea perceived vividly in imagination
– ability to see a subject, problem etc imaginatively; foresight and wisdom in planning
– cleverness; keenness; perception; smartness; perceptiveness
– intelligence; perceptiveness
– sharpness and acuteness of thought or senses
– ability to understand and judge things quickly and clearly; shrewdness
– state of being astute
– state of being bright
– radiance; splendour; intelligence
– power of predicting what will happen;exceptional insight
– state of having insight
– state of being smart or cunning
– good judgement or insight
– regard or provision for the future or wisdom and sageness
– discemment, keenness
– the state of being keen
– having common ense
– being good at judging
– knowledge of things before they take place
– insight; acuity
– the quality of being sagacious
– the quality or state of being shrewd
– acumen; discernment; insight

 ( اسم ):

اسم تفضيل من قامَ / قامَ إلى / قامَ بـ / قامَ على / قامَ لـ

more appropriate ; more correct ; sounder ; straighter

مَأْجور: (اسم)

  • مَأْجور : اسم المفعول من أَجَرَ

hireling ; mercenary

– hireling
– a person who works for remuneration; an employee, especially a mercenary one
– someone who works for money

صفة ثابتة للمفعول من أجَرَ: مأجور؛ من يعمل بأجر يوميّ (يعمل أجيرًا في البناء- أعط الأجير حقَّه قبل أن يجفّ عرقُه).

 ( اسم ): اِلْتِباس

abstruseness
– obscurity and vagueness
– presence of more than one meaning; difficult things to understand; vagueness; obscurity
– complete disorder;confusion
– untidy or confused state
– the state of being complicated or something that is complicated
– state of being complex,confused,difficult
– disorder,being confused
– part of a problem that is the most difficult to solve
– status of complete darkness and ambiguousness
– the state or quality of being difficult;something hard to do or understand
– suspicion; doubt; dubiety
– mysterious,unclear or difficult to understand
– to be unclear,mysterious,or difficult to understand
– excited commotion, bustle, ostentatious or nervous activity
– the state of being obsecure
– the state of being obsecure
– statement seems contradictory but true
– obsecureness, vagueness, ambiguity
– subtlety; obscurity
– a confused or complicated state
– difficulty ; criticality ; complicatedness .
– doubt; distrust; suspicion
– the tate of being unintelligibile
– the state of being vague; ambiguity

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.