[TADABBUR HARIAN #39] : Al Baqarah ayat 3 : Penggunaan Akar Kata Iimaan di Al Quranul Karim

Al Baqarah ayat 3 : Penggunaan Akar Kata Iimaan di Al Quranul Karim

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

Akar kata Al Iiman (أمن) digunakan di Al Quranul Kariim sebanyak 879 kali, yang sesuai dengan pembahasan kita saat ini ada 811 kali [Kitab Al Mu’jam Al Mufahros li alfazhil Quranil Kariim]

Bentuk-bentuknya adalah sebagai berikut

  • Dalam bentuk Al Fi’lu Al Maadhi (Bentuk Lampau/Past Tense) sebanyak 342 kali. Contohnya : Surah Al Baqarah ayat 9

يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّا أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.

  • Dalam bentuk Al Fi’lu Al Mudhaari (Bentuk Sekarang dan akan Datang/Present & Future Tense) sebanyak 175 kali. Contoh : Surah Yuunus ayat 100

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تُؤْمِنَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ 

Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah;

  • Dalam bentuk Fi’lu Al Amr (Bentuk Perintah/Permintaan) sebanyak 19 kali. Contohnya  Surah Al Ahqaaf ayat 17

وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَيَقُولُ مَا هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

“Celaka kamu, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah adalah benar”. Lalu dia berkata: “Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu belaka”.

  • Dalam bentuk Mashdar (Bentuk asal) sebanyak 45 kali. Contohnya surah Al Mujaadalah ayat 22

أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ

Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka

  • Dalam bentuk Ismul Faa’il (Bentuk Subjek/Pelaku) sebanyak 230 kali. Contohnya surah Al Baqarah ayat 221

وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ

Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu.

Penggunaan Kata Al Iimaan dalam Al Quran menunjukkan 2 (dua) makna [Kitab Al Mufrodaat] :

Yang pertama : Makna At Tashdiiq (Pembenaran/Pengakuan), diantaranya surah Yuusuf ayat 17

 وَمَا أَنتَ بِمُؤْمِنٍ لَّنَا وَلَوْ كُنَّا صَادِقِينَ

dan kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang yang benar”.

Yang kedua : Makna Al Islam, dan At Tauhiid, diantaranya surah Al Baqarah ayat 62

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

dan surah Al Maaidah ayat 5 :

وَمَن يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ 

Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya

Allahu Ta’ala ‘A’lam

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.