At Thaa’uun (Wabah) dan Maksiat yang Terang-terangan



At Thaa’uun (Wabah) dan Maksiat yang Terang-terangan

Kompilasi oleh : Reza Ervani bin Asmanu

w

Beberapa waktu terakhir, kita sering mendengar beberapa pentolan liberal, sekular mengolok-olok Al Quran secara terbuka dan terang-terangan.

Demi Allah, betapa mengerikan apa yang mereka lakukan itu.

Teringat kita firman Allah Ta’ala tentang orang-orang seperti ini :

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا قَالُوا قَدْ سَمِعْنَا لَوْ نَشَاءُ لَقُلْنَا مِثْلَ هَٰذَا ۙ إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Quran) ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang purbakala  (Surah Al Anfaal ayat 31)

Lalu ketika mereka diperingatkan tentang perbuatan mereka itu, mereka dengan ringan menjawab, sebagaimana yang Allah Ta’ala gambarkan dalam ayat berikutnya :

وَإِذْ قَالُوا اللَّهُمَّ إِن كَانَ هَٰذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ السَّمَاءِ أَوِ ائْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: “Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih  (Surah Al Anfaal ayat 32)

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam pernah ditanya tentang At Thaa’uun (wabah menular yang menyebabkan kematian) yang tersebar, beliau menjawab :

أَنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللَّهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ فَجَعَلَهُ اللَّهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِينَ

Bahwa itu adalah *adzab* yang diturunkan Allah pada siapa yang dikehendakinya, dan Allah Ta’ala menjadikannya sebagai rahmat bagi kaum beriman (Hadits Riwayat Imam Bukhari Nomor 5293)

Kini wabah itu benar-benar datang di tengah-tengah kita. Yang kita takutkan ini adalah jawaban Allah Ta’ala atas ejekan orang-orang yang meminta diturunkan adzab sebagai bukti bahwa Al Quran itu benar dari sisi Allah Ta’ala.

Maka yang harus kita lakukan adalah memperbanyak istighfar, meminta ampun kepada Allah Ta’ala, sebagaimana yang disiratkan pada lanjutan ayat berikutnya Surah Al Anfaal tadi :

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang engkau (Rasulullah shalallahu alaihi wa salam) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun  (Surah Al Anfaal ayat 33)

Allahummaghfirlanaa, Allahummaghfirlanaa, Allahummaghfirlanaa.

Aamiin. Aamiin. Aamiin.



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.