[TADABBUR HARIAN] Sifat-sifat Syaithoon

” صفات الشيطان “

Sifat-sifat Syaithan

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

1- الضعف :

Sifat yang Pertama, Lemah

Firman Allah Ta’ala :

فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. (Surah An Nisa ayat 76)

فكيده ضعيف، كما أنَّ سلطانه ضعيف

Tipu daya nya lemah, demikian pula kekuatannya lemah, sebagaimana Allah ta’ala berfirman

كما قال تعالى : “إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ”

Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (Surah An Nahl ayat 100)

فلا يتجاوز كيده أن يكون تشكيكًا أو وسوسةً أو تخويفًا أو تَحسينًا لقبيحٍ أو تنقيحًا لِحَسنٍ أو دعوة إلى الغلوِّ أو التقصير أو تغريرًا بأمان كاذبة ،

Maka tidaklah tipu dayanya melainkan hanyalah untuk memberikan keraguan, was-was, takut, menghiasi yang buruk seakan-akan adalah sesuatu yang bagus, dan menyamarkan hal-hal yang baik. Atau ajakan untuk berlebih-lebihan, lalai, atau menjanjikan rasa aman yang palsu.

وقد نور الله جلَّ وعلا المسلم بسُبل الوقاية من وساوسه وإضلاله، ودلَّه على طُرق دحره وقمعه، وأمدَّه من الآيات والعبر ما يُبدِّد به تغريره وتخويفه ،

Allah Ta’ala telah menjelaskan cara melindungi diri dari was was dan ajakan sesat setan dan menunjukkan cara-cara menaklukkannya, dijelaskan secara detail dalam ayat-ayatNya, termasuk ibrah yang dapat menghancurkan tipu dayanya

قال تعالى: “إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِين”.

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (Surah Ali Imran ayat 175)

وقال تعالى : “يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ” .

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. (Surah Al A’raaf ayat 27)

وقال تعالى : “فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ”

maka syaitan membujuk keduanya dengan tipu daya (Surah Al A’raaf ayat 22)

وغيرها من الآيات التي تُبيِّن غاية تغريره وأنوع أساليبه في إضلال الإنسان .

Dan ayat-ayat lain yang menunjukkan tujuan tipu daya syaitan dan cara cara menyesatkan manusia.

وقد صحَّ أنَّ الشيطان قال لأبي هريرة رضي الله عنه : ” من قرأ آية الكرسي قبل النوم لا يزال عليه من الله حافظ ولا يقربه الشيطان حتى يصبح ” وأقرَّ على ذلك رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال : «صدقك وهو كذوب» (رواه البخاري) .

Adalah benar bahwa setan pernah berkata kepada Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu: “Barang siapa yang membaca ayat kursi sebelum tidur senantiasa dalam penjagaan-Nya dan syaitan tidak dapat mendekati nya sampai pagi.”

Hal tersebut kemudian dibenarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, beliau bersabda :”(yang dikatakan) dia (setan) benar, tapi dia pembohong (Diriwayatkan oleh Bukhari)

ولقد تولَّى الله جلَّ وعلا حِفظ الإنسان من مسِّه وتأثيره الحسِّي

Dan Allah telah menjamin untuk menjaga manusia dari gangguan dan pengaruh setan. Firman Allah Ta’ala

قال تعالى : “لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللهِ”؛

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. (Surah Ar Ra’d ayat 11)

فالله جلَّ وعلا قد أوكل ملائكةً حفظةً يكلئون الإنسان في ليله ونهاره، ويحفظونه من بطش الشيطان وكيده الحسِّي، ولو تُرك الإنسان مسلمًا كان أم كافرًا من غير كلاءة لبطش به الشيطان بطشًا كما هو الحال في بعض الحالات التي يَمسُّ فيه الإنسان بالصرع .

Allah Ta’ala telah memberi kepercayaan kepada malaikat untuk menjaga manusia siang malam dari serangan dan menjaganya dari tipu daya setan yang halus, dan jikalau Allah Ta’ala mengabaikan manusia tanpa penjagaan, baik dia muslim maupun kafir, maka setan akan menyerang dan mengganggunya sebagaimana keadaan dalam beberapa kasus orang yang kesurupan.

2- إضمار العداوة للإنسان :

Sifat Kedua, Permusuhan terhadap manusia

Firman Allah Ta’ala

“إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا”

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (Surah Faathir ayat 6)

فقد أمر الله جلَّ وعلا بالاحتراس من هذا العدوِّ اللدود، وسلوك السبيل الذي يدحره ويفوت عليه كيده وحقده وظلمه، وهذا هو مقتضى اتِّخاذه عدوًّا .

Maka Allah Jalla wa ‘Ala memerintahkan untuk waspada terhadap musuh bebuyutan ini, dan mengikuti jalan yang akan menjauhkan dan meluputkan dari rencananya, kebenciannya dan kezhalimannya, dan adalah suatu keharusan untuk menjadikannya sebagai musuh

3- جريانه في الإنسان مجرى الدم :

Sifat yang Ketiga, Mengalir dalam diri manusia melalui aliran darah

فقد صحَّ عن النبيِّ صلى الله عليه وسلم أنه قال : «إنَّ الشيطان يجري من ابن آدم مجرى الدم»(متفق عليه) .

Diriwayatkan secara shahih dari Nabi shalallahu alaihi wa salam, beliau bersabda : “Setan mengalir pada aliran dari darah anak Adam(Muttafaq alaihi)

قال العلامة ابن باز رحمه الله تعالى :

Al ‘Alamah Syaikh ibn Baz rahimahullah Ta’ala mengatakan :

والواجب إجراء الحديث على ظاهره، وعدم تأويله مما يخالف الظاهر، لأنَّ الشياطين أجناس لا يعلم تفاصيل خلقتهم وكيفية تسلُّطهم على بني آدم إلاَّ الله سبحانه، 

Adalah kewajiban untuk memahami hadits tersebut berdasarkan zhahir penyampaiannya, tanpa mentakwilnya dengan yang bertentangan dengan apa yang disampaikan, dikarenakan setan adalah jenis yang tidak diketahui detail penciptaannya dan bagaimana cara dia menguasai anak keturunan Adam kecuali oleh Allah Ta’ala.

فالمشروع لكلِّ مسلم الاستعاذة به سبحانه من شرِّهم والاستقامة على الحق، واستعمال ما شرعه الله من الطاعات والأذكار والتعوذات الشرعية، وهو سبحانه الواقي والمعيذ لمن استعاذ به ولجأ إليه، ولا رب سواه ولا إله غيره، ولا حول ولا قوة إلا بالله (برهان الشرع في إثبات المس والصرع علي حسن الحلبي ) .

Maka disyariatkan bagi semua muslim untuk berlindung dari kejahatannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta berupaya istiqomah dalam kebenaran. Serta mengerjakan apa yang telah disyariatkan oleh Allah Ta’ala dalam hal ketaataan, dzikir-dzikir, doa-doa perlindungan, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah pelindung dan penolong bagi sesiapa yang meminta perlindungan dan pertolongan kepadaNya, tidak ada Robb dan Ilah yang sebanding denganNya, dan tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali bersama Allah (Kitab Burhanus Syar’i fii Itsbaatil Massi wash Shar’i – Syaikh ‘Ali Hasan Al Halabiy)

ومن هذه الصفات تبيَّن أنَّ الشيطان هو العدو الأول للإنسان، وأنه يُكيد له ألوانًا من المكائد لإغوائه وإخلاله ، وأنه يجري منه مجرى الدم .

Dari penjelasan sifat-sifat ini, jelaslah bahwa setan adalah musuh utama bagi manusia. Dan setan menerapkan berbagai macam perangkap untuk merayu dan mengganggu manusia, serta mengalir dalam aliran darah.

Allahu Ta’ala ‘A’lam

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.