أحاديث العتق من النار كل ليلة من رمضان
Hadits-hadits tentang Pembebasan dari Api Neraka Setiap Malam di Bulan Ramadhan
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Hadits-hadits tentang Pembebasan dari Api Neraka Setiap Malam di Bulan Ramadhan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Puasa
السؤال:
Pertanyaan:
شيخي الفاضل: هل يوجد حديث صحيح يذكر فيه الحبيب المصطفى صلى الله عليه وسلم أن الله تعالى يعتق في كل ليلة من رمضان عددا من رقاب الناس من النار، وأنه سبحانه يعتق في الليلة الأخيرة من رمضان عدد ما أعتقه في الشهر كله؟ وجزاكم الله خيرا.
Syaikh yang mulia: Apakah terdapat hadits shahih yang di dalamnya disebutkan oleh Al-Habib al-Mushthafa shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Allah Ta’ala membebaskan sejumlah orang dari api neraka pada setiap malam di bulan Ramadhan, dan bahwa Dia Subhanahu wa Ta’ala membebaskan pada malam terakhir Ramadhan sebanyak jumlah orang yang telah Dia bebaskan selama sebulan penuh? Jazakumullahu khairan.
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:
فلم نقف على حديث صحيح باللفظ المذكور، ولكن جاء معناه أو قريب منه في عدد من الأحاديث صحح أهل العلم بعضها وضعفوا بعضها، فمن ذلك:
Kami tidak menemukan hadits shahih dengan lafaz yang disebutkan tersebut, akan tetapi maknanya atau yang mendekatinya telah datang dalam sejumlah hadits, yang mana para ahli ilmu menshahihkan sebagiannya dan mendhaifkan sebagian yang lain. Di antaranya adalah:
ما رواه الإمام أحمد في المسند وابن ماجة في سننه والطبراني في الكبير عن أبي أمامة وجابر- رضي الله عنهما – وصححه الأناؤوط والألباني: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:
Apa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Al-Musnad, Ibnu Majah dalam Sunan-nya, dan Ath-Thabrani dalam Al-Kabir dari Abu Umamah dan Jabir radhiyallahu ‘anhuma —dan dishahihkan oleh Al-Arnauth dan Al-Albani— bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إنَّ لِلَّهِ عِنْدَ كُلِّ فِطْرٍ عُتَقَاءَ وَذَلِكَ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ
“Sesungguhnya Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan (dari api neraka) pada setiap kali berbuka, dan hal itu terjadi pada setiap malam.”
Syaikh Al-Albani berkata: Hasan Shahih.
وعن أبي هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
Dan dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ، وَفُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ، وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ، وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
“Apabila telah datang malam pertama di bulan Ramadhan, syaitan-syaitan dan jin-jin yang sangat jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup sehingga tidak ada satu pintu pun yang dibuka, dan pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak ada satu pintu pun yang ditutup. Kemudian seorang penyeru memanggil: ‘Wahai pencari kebaikan, kemarilah! Wahai pencari keburukan, berhentilah!’ Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari api neraka, dan hal itu terjadi pada setiap malam.”
Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Al-Albani.
ومما ضعفوه ما رواه البيهقي في شعب الإيمان عن عبد الله بن مسعود عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:
Dan di antara hadits yang mereka dhaifkan adalah apa yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari ‘Abdullah bin Mas’ud, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّاتِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَاحِدٌ الشَّهْرَ كُلَّهُ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَاحِدٌ الشَّهْرَ كُلَّهُ، وَغُلَّتْ عُتَاةُ الْجِنِّ، وَنَادَى مُنَادٍ مِنَ السَّمَاءِ كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى انْفِجَارِ الصُّبْحِ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ يَمِّمْ وَأَبْشِرْ، وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَانْظُرْ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ نَغْفِرْ لَهُ؟ هَلْ مِنْ تَائِبٍ نَتُوبُ عَلَيْهِ؟ هَلْ مِنْ دَاعٍ نَسْتَجِيبُ لَهُ؟ هَلْ مِنْ سَائِلٍ نُعْطِي سُؤْلَهُ؟ وَلِلَّهِ تَعَالَى عِنْدَ كُلِّ فِطْرٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلَّ لَيْلَةٍ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ سِتُّونَ أَلْفاً، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ الْفِطْرِ أَعْتَقَ مِثْلَ مَا أَعْتَقَ فِي جَمِيعِ الشَّهْرِ ثَلاثِينَ مَرَّةً سِتِّينَ أَلْفاً
“Apabila datang malam pertama bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka sehingga tidak ada satu pun pintu yang ditutup selama sebulan penuh, dan pintu-pintu neraka ditutup sehingga tidak ada satu pun pintu yang dibuka selama sebulan penuh. Jin-jin yang membangkang dibelenggu, dan seorang penyeru dari langit memanggil setiap malam hingga terbit fajar: ‘Wahai pencari kebaikan, tujulah dan bergembiralah! Wahai pencari keburukan, berhentilah dan lihatlah, adakah orang yang memohon ampunan sehingga Kami mengampuninya? Adakah orang yang bertaubat sehingga Kami menerima taubatnya? Adakah orang yang berdoa sehingga Kami mengabulkan doanya? Adakah orang yang meminta sehingga Kami memberikan permintaannya?’ Dan Allah Ta’ala pada setiap kali berbuka di bulan Ramadhan setiap malamnya memiliki enam puluh ribu orang yang dibebaskan dari api neraka. Maka apabila tiba hari Idul Fitri, Dia membebaskan sebanyak apa yang telah Dia bebaskan selama sebulan penuh, yaitu tiga puluh kali enam puluh ribu.”
Al-Albani berkata mengenainya: Dhaif.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply