الحيوانات التي مسخها الله
Hewan-hewan yang Allah Ubah Wujudnya
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Hewan-hewan yang Allah Ubah Wujudnya (Massakh) ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Hadits
السؤال:
Pertanyaan:
ماهي الحيوانات التي مسخها الله وما سبب مسخها مثل القرد والخنزير والثعبان؟
Apa sajakah hewan-hewan yang Allah ubah wujudnya (massakh) dan apa penyebabnya, seperti kera, babi, dan ular?
الإجابــة:
Jawaban :
خلاصة الفتوى: مسخ الله تعالى بعض الأمم قردة وخنازير لما عصوه وخالفوا أمره ليكونوا عبرة لمن يأتي بعدهم.
Ringkasan Fatwa: Allah Ta’ala mengubah wujud sebagian umat menjadi kera dan babi ketika mereka mendurhakai-Nya dan menyelisihi perintah-Nya agar menjadi pelajaran bagi orang-orang setelah mereka.
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد: فقد مسخ الله عز وجل أمة من بني إسرائيل قردة وخنازير، وهم أصحاب السبت، وسبب ذلك انتهاكهم لما حرم الله. وسبق بيان ذلك في الفتوى الأخرى هنا.
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du: Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah mengubah wujud satu umat dari kalangan Bani Isra’il menjadi kera dan babi; mereka adalah Ash-habus Sabt (para pelanggar hari Sabtu). Penyebab hal tersebut adalah pelanggaran mereka terhadap apa yang Allah haramkan. Penjelasan mengenai hal tersebut telah disebutkan sebelumnya dalam Fatwa lainnya di sini :
وليس معنى ذلك أن القردة والخنازير الموجودة هي من نسلهم بل هذه كانت موجودة قبل ذلك، والممسوخ لا يولد له كما جاء في صحيح مسلم مرفوعا:
Hal ini bukan berarti kera dan babi yang ada saat ini adalah keturunan mereka; melainkan hewan-hewan tersebut sudah ada sebelum peristiwa itu terjadi. Adapun kaum yang diubah wujudnya tidaklah memiliki keturunan, sebagaimana disebutkan dalam Shahih Muslim secara marfu’:
إنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يُهْلِكْ قَوْماً أَوْ يُعَذِّبْ قَوْماً فَيَجْعَلَ لَهُمْ نَسْلاً، وَإِنَّ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ
“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla tidaklah membinasakan suatu kaum atau mengazab suatu kaum lalu menjadikan bagi mereka keturunan; dan sesungguhnya kera serta babi itu sudah ada sebelum itu.”
وذكر الطبري وغيره من أهل التفسيرأن الحية كانت من أحسن الدواب، لها أربع قوائم كقوائم البعير ، وكانت من خزان الجنة فأدخلت إليها إبليس فوسوس لآدم وحواء عليهما السلام فمسخها الله تعالى، وأهبط الجميع إلى الأرض بعضهم لبعض عدو.
Ath-Thabari dan ulama ahli tafsir lainnya menyebutkan bahwa ular dahulu merupakan salah satu hewan terbaik, ia memiliki empat kaki seperti kaki unta. Ia termasuk penjaga surga, namun kemudian ia memasukkan Iblis ke dalamnya sehingga Iblis dapat membisikkan godaan kepada Adam dan Hawa ‘alaihimas salam. Maka Allah Ta’ala mengubah wujudnya (menjadi melata) dan menurunkan semuanya ke bumi dalam keadaan sebagian mereka menjadi musuh bagi sebagian yang lain.
وقد جاء في السلسلة الصحيحة وصحيح الجامع الصغير للألباني رحمه عن ابن عباس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
Telah disebutkan pula dalam As-Silsilah ash-Shahihah dan Shahih al-Jami’ ash-Shaghir karya Al-Albani rahimahullah, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الحيات مسخ الجن كما مسخت القردة والخنازير من بني إسرائيل
“Ular-ular adalah pengubahan wujud (massakh) dari bangsa jin, sebagaimana kera dan babi merupakan pengubahan wujud dari kalangan Bani Isra’il.”
وانظر الفتوى الأخرى هنا.
Silakan merujuk pada Fatwa lainnya di sini :
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply