[TADABBUR HARIAN] Dari Apa Saja Kita Minta Perlindungan Allah Ta’ala ? (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

[TADABBUR HARIAN] Dari Apa Saja Kita Minta Perlindungan Allah Ta’ala ? (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

Kompilasi dan Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

ثانيًا: الجهل والسفه:

Yang kedua : Kejahilan dan Kebodohan

استعاذ نبي الله موسى عليه السلام من الجهل والسفه في قوله تعالى: 

Nabiullah Musa alaihi wa salam berlindung dari kejahilan dan kebodohan sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta’ala :

(وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تَذْبَحُوا بَقَرَةً ۖ قَالُوا أَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا ۖ قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ) [البقرة: ٦٧].

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina”. Mereka berkata: “Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?” Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil”. (Surah Al Baqarah ayat 67)

والجهل خلاف العلم. والجاهل: هو الذي يتكلم بالكلام الذي لا فائدة فيه.

Al Jahlu adalah lawan dari Al ‘Ilmu [Referensi : Kitab Ash Shihaah lil Jauhari]. Orang jaahil adalah orang yang berkata dengan perkataan yang tidak ada faidah padanya.

فهذا موسى عليه السلام استعاذ بالله أن يكون من الجاهلين.

Maka dari hal inilah Musa alaihi salam berlindung kepada Allah, sehingga tidak termasuk dalam golongan orang-orang jaahil

قال تعالى: (وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تَذْبَحُوا بَقَرَةً ۖ قَالُوا أَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا ۖ قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ) [البقرة: ٦٧].

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina”. Mereka berkata: “Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?” Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil”. (Surah Al Baqarah ayat 67)

والخروج عن جواب السائل المسترشد إلى الهزء جهل؛ فاستعاذ منه عليه السلام؛ لأنها صفة تنتفي عن الأنبياء، والجهل نقيض العلم، فاستعاذ من الجهل كما جهلوا في قولهم: أتتخذنا هزوًا ؟! لمن يخبرهم عن الله تعالى  وظاهر هذا القول يدل على فساد اعتقاد من قاله، ولا يصح إيمان من قال لنبي ذلك.

Adalah hal yang berbeda antara orang yang bertanya untuk mendapat petunjuk dengan ejekan kebodohan, maka Nabi Musa alaihi salam berlindung dari hal tersebut, karena sifat tersebut dijauhkan dari para Nabi. Serta kejahilan adalah lawan dari ilmu, maka mintalah perlindungan dari kejahilan sebagaimana yang diucapkan oleh orang-orang jahil dalam perkataan mereka : “Apakah engkau hendak menjadikan kami ejekan ?”

Perkataan yang ditujukan pada dia (Nabi Musa alaihi salam) yang mengabarkan kepada mereka berita dari Allah Ta’ala. Jelas bahwa perkataan tersebut menunjukkan kerusakan aqidah orang yang mengatakannya, juga tidak ada padanya keimanan yang benar pada orang yang mengatakan hal tersebut kepada Nabi.

قال القرطبي: «وفي الآية دليل على منع الاستهزاء بدين الله ودين المسلمين ومن يجب تعظيمه ، وأن ذلك جهل وصاحبه مستحق للوعيد»

Imam Al Qurthubi mengatakan : Dalam ayat tersebut ada dalil tentang larangan istihza (mengolok) Dinullah dan Dinul Muslimin, dan kewajiban mengagungkannya. Sehingga kejahilan dan pelakunya berhak untuk diberikan ancaman [Referensi : Kitab Al Jami’ li Ahkamil Quran Al Qurthubi]

Disarikan dari Mausuu-ah At Tafsir Al Maudhuu-i

Bersambung in sya Allah

المفردات

مُسترشَد: (اسم)

مُسترشَد : اسم المفعول من اِستَرشَدَ

 ( فعل ): اِسْتَدَلَّ

ask for opinion; help; suggestion
– to go to a person, a book, etc for information, advice, etc
– asked to be rightly guided
– be conducted (by)
– ask to show the right way
– ask to show the right path

 ( اسم ): سُخْرِيَة

derision ; flout ; gibe ; mock ; mockery ; ridicule ; scoff ; scorn ; sneer

cemoohan, celaan

اِنتَفَى: (فعل)

  • انتفى انتفى عنه ينتفي ، انْتَفِ ، انتِفاءً ، فهو مُنتَفٍ ، والمفعول مُنْتَفًى عنه
  • انْتَفَى : ابتعد

Print Friendly, PDF & Email

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.