Rukun-rukun Al Isti’adzah (3) : Rukun Ketiga : Al Musta’aadzu (2) : Isti’adzah dengan nama Allah Ta’ala : Ar Rabb



اركان الاستعاذة

Rukun-rukun Al Isti’aadzah – Tulisan Ketiga dari Lima Tulisan

Rukun Ketiga : Al Musta’aadzu (2) : Isti’adzah dengan nama Allah Ta’ala : Ar Rabb

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

w

كما وردت الاستعاذة كثيرًا باسمه تعالى: «الرب».

Sebagaimana juga banyak disebutkan Al Isti’adzah dengan nama Allah Ta’ala : Ar Rabbu

قال الله تعالى: ﴿ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴾ [الفلق: 1]،

Firman Allah Ta’ala : “Katakan : “Aku berlindung kepada Robb (pemilik) Subuh (Surah Al Falaq ayat 1)

﴿ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴾ [الناس: 1].

Firman Allah Ta’ala : “Katakan : Aku berlindung kepada Robb (pemilik) manusia(Surah An Naas ayat 1)

وقال موسى عليه السلام: ﴿ إِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ مِنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ ﴾ [غافر: 27]،

Musa alaihi salam berkata : “Sesungguhnya aku berlindung kepada Robbku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab (Surah Ghaafir ayat 27)

وقال عليه السلام: ﴿ وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ أَنْ تَرْجُمُونِ ﴾ [الدخان: 20].

Beliau – alaihi salam – juga mengatakan : “Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari keinginanmu merajamku,(Surah Ad Dukhaan ayat 20)

أو بمضمر يعود على الرب، قال تعالى: ﴿ وَقُلْ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ (97) وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ ﴾ [المؤمنون: 97، 98].

Atau yang secara tersirat menyebut Ar Rabb, sebagaimana firman Allah Ta’ala : “Dan katakanlah: “Ya Robbku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Robbku, dari kedatangan mereka kepadaku“. (Surah Al Mu’minuun ayat 97 dan 98)

وقال نوح -عليه السلام: ﴿ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ﴾ [هود: 47].

Nuh alaihi salam berkata : “Ya Robbku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahuinya(Surah Huud ayat 47)

وقالت امرأة عمران: ﴿ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ ﴾ [آل عمران: 36].

Istri Imran mengatakan : “Ya Robbku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk(Surah Ali Imran ayat 36)

Bersambung in sya Allah



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.