تارك الصلاة هل يخلد في النار؟
Apakah Orang yang Meninggalkan Sholat Kekal di Neraka?
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Apakah Orang yang Meninggalkan Sholat Kekal di Neraka? ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Shalat
السؤال:
Pertanyaan:
إن تارك الصلاة كافر كما قال سيد المرسلين، فهل يعني ذلك أن من يمت وهو لا يقوم بهذه الفريضة يدخل جهنم خالداً فيها؟ وجزاكم الله كل خير.
Sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat adalah kafir sebagaimana disabdakan oleh pemimpin para Rasul, apakah itu berarti bahwa barangsiapa yang meninggal sementara ia tidak melaksanakan kewajiban (faridhoh) ini akan masuk Jahannam dan kekal di dalamnya? Semoga Allah membalas Anda dengan segala kebaikan.
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shohabah-nya. Amma ba’du:
فالقول بتخليد تارك الصلاة مبني على نوع الترك وعلى اختلاف العلماء في نوع كفره.
Pendapat mengenai kekekalan orang yang meninggalkan sholat di neraka didasarkan pada jenis peninggalannya dan perbedaan pendapat para ulama mengenai jenis kekafirannya.
فأما تاركها جحودا، فهو كافر كفرا أكبر باتفاق العلماء، وهذا يخلد في النار بلا شك.
Adapun orang yang meninggalkannya karena mengingkari kewajibannya (juhudan), maka ia adalah kafir dengan kekafiran yang besar (kufr akbar) berdasarkan kesepakatan para ulama, dan orang ini kekal di neraka tanpa diragukan lagi.
وأما تاركها تكاسلا، فكفره أصغر غير مخرج من الملة على قول جمهور الفقهاء، وفي رواية عن أحمد أن كفره مخرج من الملة، وهذا هو الذي تدل عليه ظواهر النصوص، وراجع الفتوى الأخرى هنا.
Sedangkan orang yang meninggalkannya karena malas (takasulan), maka kekafirannya adalah kekafiran yang kecil (kufr ashghar) yang tidak mengeluarkan dari agama menurut pendapat mayoritas (jumhur) ahli fuqoha. Namun dalam satu riwayat dari Ahmad disebutkan bahwa kekafirannya mengeluarkan dari agama, dan inilah yang ditunjukkan oleh makna lahiriah dari nash-nash yang ada; silakan merujuk pada fatwa lainnya di sini.
وقول الجمهور أنه لا يخلد في النار مبني على أن كفره غير مخرج من الملة.
Pendapat mayoritas (jumhur) bahwa ia tidak kekal di neraka didasarkan pada anggapan bahwa kekafirannya tidak mengeluarkan dari agama.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply